Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 13:25 WIB

Kemendag Fasilitasi UMKM Perempuan Indonesia Tembus Spring Fair 2026 di Inggris

Author

Kemendag fasilitasi UMKM perempuan Indonesia tampil di Spring Fair 2026 di Inggris. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia untuk tampil di ajang Spring Fair 2026 yang berlangsung pada 1–4 Februari 2026 di Birmingham, Inggris.

Sembilan UMKM yang dimiliki perempuan-perempuan Indonesia ini menampilkan produk fesyen, aksesori, tekstil, garmen, hingga dekorasi rumah (home décor). 

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan, Spring Fair 2026 menjadi langkah strategis untuk membidik pembeli dari kalangan ritel Inggris. 

Terlebih, pameran tersebut telah menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing UMKM perempuan Indonesia di pasar global.

Baca juga: Kemendag Pastikan Distribusi Kebutuhan Pokok Lancar Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

"Partisipasi di Spring Fair 2026 membuka peluang kemitraan bisnis jangka panjang, khususnya untuk membidik pasar ritel di Inggris dan Eropa. Keikutsertaan ini juga membuka peluang transaksi dagang sekaligus memperkuat kapasitas UMKM perempuan dalam memenuhi standar pasar internasional," ujar Puntodewi.

Adapun kesembilan UMKM milik perempuan Indonesia ini adalah Sakombu, Long Story Short, Salam Rancage, Terima Kasih Kembali, Dcraft, Millsportid, Pan Brothers, Arifahstudio, dan Homewaregroup.

Produk-produk yang mereka tampilkan di Spring Fair 2026 menonjolkan kualitas, desain, inovatif, dan nilai keberlanjutan.

Partisipasi ini merupakan hasil kolaborasi Kemendag, Kedutaan Besar RI London, International Trade Center (ITC) melalui program SheTrades, serta didukung mitra-mitra strategis nasional.

UMKM perempuan Indonesia tampil di Spring Fair 2026 di Inggris. (Dok. Istimewa)

Puntodewi menekankan, pameran ini membuka peluang konkret bagi produk Indonesia untuk masuk ke jaringan ritel Inggris, baik ritel besar maupun independen.

Puntodewi menambahkan, peran UMKM perempuan sangat signifikan dalam struktur ekonomi Indonesia. 

Lebih dari 70 persen UMKM yang menjadi penggerak utama ekonomi rakyat dan sektor ekonomi kreatif nasional dikelola oleh perempuan.

"Kami harap, partisipasi Indonesia pada lebih banyak pameran internasional semakin memperkuat kontribusi ekspor UMKM sekaligus meningkatkan peran UMKM perempuan sebagai motor penggerak perdagangan inklusif," jelas Puntodewi.

Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia, dan International Maritime Organization, Desra Percaya, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam memperluas akses global bagi UMKM perempuan Indonesia. 

"Sinergi pemerintah, lembaga internasional, dan mitra strategis memastikan UMKM perempuan Indonesia memiliki akses yang lebih luas untuk tumbuh dan bersaing di pasar global," ujar Desra.

Baca juga: Kemendag Libatkan 20 Ribu Mahasiswa Indonesia di Australia untuk Dorong Ekspor Nasional

Apa Itu Spring Fair 2026?

Spring Fair 2026 adalah salah satu pameran dagang ritel terbesar di Inggris yang mempertemukan jenama global dengan buyer potensial. 

Pameran ini diikuti lebih dari 38.000 pembeli dan pelaku industri ritel, serta menghadirkan ribuan pemasok ritel dari berbagai negara.

Menurut Atase Perdagangan RI London Ayu Siti Maryam, pameran skala besar dengan kehadiran jaringan ritel yang luas ini menjadikan Spring Fair 2026 salah satu hub transaksi ritel internasional paling strategis. 

"UMKM perempuan Indonesia tidak hanya dapat memperluas akses pasar ke jaringan ritel luar negeri, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen produk kreatif bernilai tambah tinggi di pasar internasional," ujar Ayu.

Selain itu, Ayu menambahkan, partisipasi pada pameran ini sekaligus menjadi strategi nation branding produk Indonesia di pasar global. 

"Upaya ini sekaligus menjadi sarana membangun citra produk Indonesia sebagai produk berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi," imbuh Ayu.

UMKM perempuan Indonesia tampil di Spring Fair 2026 di Inggris. (Dok. Istimewa)

Baca juga: Kemendag Gandeng JETRO, UMKM Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Pasar Jepang

Syarifah, pemilik Arifahstudio, mengaku senang dapat bergabung sebagai peserta pameran pada Paviliun Indonesia dalam ajang Spring Fair di Inggris. 

Ia menilai Spring Fair merupakan pameran dagang berskala besar di Inggris yang memberikan peluang luas bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pasar. 

Melalui keikutsertaannya dalam pameran tersebut, Syarifah mengungkapkan telah memperoleh sejumlah kontak pembeli potensial yang dinilai menguntungkan bagi pengembangan usahanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU