Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 JULI 2026 • 21:00 WIB

Menaker Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Skill Pekerja

Menaker Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Skill PekerjaMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15-16 Juli 2026. (Dok. Humas Kemnaker)

INDOZONE.ID - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15-16 Juli 2026.

Pertemuan para menteri ketenagakerjaan negara anggota BRICS itu akan membahas berbagai isu terkait dunia kerja, mulai dari jaminan sosial hingga pengembangan keterampilan tenaga kerja.

Forum tersebut akan mengangkat empat agenda utama, yakni penguatan jaminan sosial dan formalisasi pasar kerja, peningkatan partisipasi perempuan serta inklusi dalam angkatan kerja, kerja sama pengembangan daya saing dan keterampilan, hingga pemanfaatan teknologi digital bagi seluruh pekerja, termasuk pekerja gig dan platform digital.

Yassierli mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam LEMM BRICS menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama internasional di bidang ketenagakerjaan sekaligus mencari solusi bersama atas perubahan yang terjadi di dunia kerja.

"Forum BRICS menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang ketenagakerjaan. Melalui forum ini, Indonesia dapat bertukar pengalaman, memperluas kolaborasi, serta memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja," ujar Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (14/7/2026).

Menaker Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Skill PekerjaMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15-16 Juli 2026. (Dok. Humas Kemnaker)

Menurut Yassierli, tantangan di sektor ketenagakerjaan kini semakin kompleks. Perubahan pasar kerja, kebutuhan kompetensi yang terus berkembang, hingga perluasan perlindungan bagi pekerja menjadi sejumlah isu yang membutuhkan kolaborasi antarnegara.

Baca juga: Kemnaker Ubah BPVP Jadi Mini Campus, Targetkan 80 Persen Lulusan Terserap Dunia Kerja

Oleh karena itu, ia menilai forum seperti BRICS penting untuk saling berbagi pengalaman dan menyusun pendekatan yang relevan terhadap dinamika ketenagakerjaan global.

"Indonesia siap berkontribusi secara aktif dalam setiap pembahasan serta berbagi praktik baik yang telah dilakukan untuk mendukung terwujudnya dunia kerja yang lebih inklusif, produktif, tangguh, dan berkelanjutan," kata Yassierli.

LEMM BRICS sendiri menjadi forum bagi negara-negara anggota untuk menyamakan pandangan terkait berbagai perkembangan di sektor ketenagakerjaan. Pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman mengenai kebijakan yang diterapkan masing-masing negara dalam menghadapi perubahan dunia kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemnaker

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menaker Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Skill Pekerja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!