Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 JULI 2026 • 11:49 WIB

Indonesia Perluas Kerja Sama Sawit dengan Rusia, Ini Isi Kesepakatannya

Indonesia Perluas Kerja Sama Sawit dengan Rusia, Ini Isi KesepakatannyaIndonesia jajaki akses pasar sawit ke Rusia dan negara-negara EAEU.

INDOZONE.ID - Upaya memperluas akses pasar produk sawit Indonesia terus dilakukan melalui berbagai bentuk kerja sama internasional

Setelah berpartisipasi dalam ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia, BPDP turut mendukung penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), The Fat and Oil Union of Russia, serta Association of Enterprises of Fat and Oil Industry of the Eurasian Economic Union (EAEU) yang berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow.

Dalam ajang INNOPROM 2026, BPDP juga menjadi salah satu narasumber pada forum bisnis internasional yang membahas pembiayaan kelapa sawit berkelanjutan serta pengembangan program biodiesel di Indonesia. 

Baca juga: Mengukur Investasi Pelanggan: Pahami Jenis dan Cara Menghitung Customer Lifetime Value demi Kemajuan Bisnis Kamu

Forum tersebut menjadi wadah untuk memaparkan perkembangan sektor sawit nasional, termasuk hilirisasi industri, riset dan inovasi, implementasi biodiesel B50, serta peluang kerja sama dan investasi.

Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, bersama perwakilan organisasi industri minyak dan lemak Rusia. 

Penandatanganan turut disaksikan oleh Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP, Pangihutan Siagian, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, H.E. Jose Tavares. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pelaku industri sawit Indonesia dengan mitra di Rusia dan kawasan Eurasia, sekaligus membuka peluang kolaborasi di sektor terkait.

"BPDP menyambut baik terjalinnya kerja sama ini sebagai upaya memperkuat posisi industri sawit Indonesia di pasar global. Kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan mitra di Rusia diharapkan dapat meningkatkan pertukaran informasi, memperkuat promosi, serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," ujar Pangihutan.

Kesepakatan tersebut mencakup sejumlah bidang kerja sama yang akan dijajaki oleh kedua pihak, antara lain pertukaran informasi, pengembangan kapasitas, promosi perdagangan, penyusunan standar industri, serta upaya memperluas akses pasar produk sawit Indonesia di Rusia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).

Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, H.E. Jose Tavares, menyambut baik penandatanganan kerja sama tersebut. 

Baca juga: 5 Manfaat Private Labeling: Strategi Jitu Mengembangkan Merek dan Memaksimalkan Keuntungan Bisnis Kamu

Menurutnya, implementasi MoU diharapkan dapat mendorong hubungan perdagangan antara Indonesia dengan Rusia maupun negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU). Kerja sama ini sejalan dengan semakin eratnya hubungan ekonomi Indonesia dengan Rusia dan kawasan EAEU. 

Sebagai lembaga yang mengelola dana perkebunan, BPDP terus berkomitmen memperkuat daya saing industri sawit Indonesia melalui berbagai program, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, pengembangan bioenergi, hingga promosi di pasar internasional. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Indonesia Perluas Kerja Sama Sawit dengan Rusia, Ini Isi Kesepakatannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!