Ilustrasi peran peremuan dalam pengembangan UMKM. (Freepik)
INDOZONE.ID - Di tengah tantangan ekonomi saat ini, peran perempuan dalam menjaga stabilitas ekonomi mendapat perhatian.
Tak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, perempuan juga menjadi penggerak UMKM yang mampu menopang perekonomian masyarakat hingga ke tingkat desa.
Keterlibatan perempuan dalam sektor UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi dan sosial masyarakat.
Karena kemudahan akses teknologi digital, perempuan juga punya peluang untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, hingga meningkatkan pendapatan keluarga.
Baca juga: Dinilai Bisa Tarik Investasi Global, OJK Dukung Pembentukan Pusat Finansial Internasional
Hal ini sejalan dengan semangat yang diusung Srikandi Jaga Desa, sayap organisasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), yang baru saja dikukuhkan.
Organisasi ini dinilai bisa memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM.
Pelantikan Srikandi Jaga Desa baru saja digelar di Ballroom The Djakarta Theater, Jumat 3 Juli 2026 lalu menggandeng PT Navaswara Bhuwana Kencana Srikandi.
Dalam pidatonya, Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo, menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan nasional yang dimulai dari tingkat desa.
Baca juga: 5 Langkah Strategis Pemerintah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
“Ketahanan nasional yang sejati bermula dari ketahanan di tingkat desa, kaum perempuan memegang peran sentral sebagai penjaga moral serta penggerak ekonomi,” ujarnya di sela acara.
Menurut Hashim, para perempuan juga berperan untuk melindungi anak-anak di desa, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain itu, mereka berupaya dalam kepemimpinan publik, guna menciptakan desa yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa Sherly Tjoanda bicara soal dampak pemberdayaan ekonomi perempuan yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan