Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 29 JANUARI 2026 • 16:00 WIB

Kemendag Pastikan Distribusi Kebutuhan Pokok Lancar Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Kemendag Pastikan Distribusi Kebutuhan Pokok Lancar Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan usai Rapat Koordinasi Kesiapan HBKN di Kemendag. (INDOZONE/Putri Octavia Saragih)

INDOZONE.ID - Kementerian Perdagangan memastikan ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok dalam kondisi aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, usai Rapat Koordinasi Kesiapan HBKN yang digelar bersama lintas kementerian dan pemangku kepentingan terkait di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat pada Kamis (29/1/2026).

Iqbal menjelaskan, rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, diantaranya Kementerian Pertanian, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kantor Staf Presiden (KSP), serta BUMN pangan seperti Perum Bulog dan ID FOOD.

Selain itu, rapat juga diikuti oleh dinas perdagangan dari seluruh Indonesia serta asosiasi pelaku usaha komoditas pangan strategis, seperti cabai, bawang, ayam, dan telur.

Baca juga:  Kemendag Libatkan 20 Ribu Mahasiswa Indonesia di Australia untuk Dorong Ekspor Nasional

Ketersediaan Aman, Distribusi Jadi Fokus

Menurut Iqbal, rapat koordinasi ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang telah membahas kesiapan pasokan, pengendalian harga, serta kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) dan harga acuan.

"Pada rapat kali ini, fokus kami adalah memastikan jalur distribusi berjalan lancar, terutama menjelang periode Ramadhan dan Idul Fitri," ujar Iqbal saat ditemui di Kemendag, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan, berdasarkan hasil pemantauan dan pembahasan lintas sektor, stok seluruh barang kebutuhan pokok secara nasional dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala.

Meskipun begitu, Kemendag tetap mewaspadai faktor eksternal, khususnya kondisi cuaca.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa secara umum kondisi cuaca normal, namun terdapat potensi curah hujan di beberapa wilayah pada Februari hingga Maret, terutama di Sulawesi dan Papua.

Sebagai langkah antisipasi, Kemendag bersama para distributor dan BUMN pangan sepakat untuk mempercepat pendistribusian barang kebutuhan pokok sejak awal.

"Kami sepakat agar distribusi bapok ke daerah-daerah dilakukan lebih awal, sehingga ketika memasuki musim hujan di Februari dan Maret, barang sudah tersedia di lokasi," jelas Iqbal.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Kemendag juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, khususnya terkait kesiapan layanan pelabuhan dan ketersediaan kontainer. 

Baca juga: Kemendag Gandeng JETRO, UMKM Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Pasar Jepang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemendag Pastikan Distribusi Kebutuhan Pokok Lancar Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!