Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 21 JANUARI 2026 • 15:20 WIB

Kemendag Gandeng JETRO, UMKM Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Pasar Jepang

Kemendag Gandeng JETRO, UMKM Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Pasar JepangKemendag gandeng JETRO, buka peluang lebih luas UMKM menembus pasar Jepang. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Japan External Trade Organization (JETRO) membuka peluang lebih luas bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar Jepang.

Melalui kegiatan penjajakan bisnis (business matching) yang digelar di Jakarta pada Selasa (20/2/2026), puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor dipertemukan langsung dengan perusahaan ritel besar asal Jepang guna memperkenalkan produk unggulan dan menjajaki kerjasama ekspor.

Para pelaku UMKM yang berpartisipasi mencakup berbagai sektor, meliputi furniture, peralatan rumah tangga, kosmetik dan perawatan kulit, kebutuhan hewan peliharaan, serta makanan dan minuman.

Baca juga: Kemendag Catat Transaksi Harbolnas Capai Rp36 Triliun, Produk Lokal Kontribusi Terbesar

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan, business matching tersebut menjadi inisiatif Pemerintah Indonesia memperluas akses pasar ekspor produk FMCG Indonesia ke Negeri Sakura. 

Upaya ini diperlukan mengingat Jepang terkenal memiliki standar kualitas dan keamanan produk yang tinggi.

"Hari ini, kami mempertemukan para pemasok dan produsen dari Indonesia dengan ritel dan mitra dari Jepang. Business matching ini menjadi sarana penting untuk menyelaraskan standar pasar sehingga produk Indonesia dapat memenuhi persyaratan ketat dan kebutuhan pasar Jepang," ujar Puntodewi saat pembukaan business matching.

Business matching dilaksanakan melalui skema pertemuan one-on-one. Setiap pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan produk unggulannya, menampilkan sampel, serta menjajaki dan menegosiasikan harga produknya secara langsung dengan setiap perwakilan ritel Jepang yang hadir.

Puntodewi menilai, Indonesia dan Jepang memiliki peluang besar untuk mengembangkan kerja sama di sektor-sektor seperti furnitur, home and living, wellness, perawatan tubuh, serta produk kecantikan. 

Kemendag Gandeng JETRO, UMKM Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Pasar JepangKemendag gandeng JETRO, buka peluang lebih luas UMKM menembus pasar Jepang. (Dok. Istimewa)

Sektor-sektor tersebut berpotensi tumbuh bersama dan menjadi kekuatan baru dalam rantai pasok global. 

"Selain sektor otomotif, kami melihat masih banyak potensi di sektor seperti furnitur, home living, wellness, perawatan tubuh, dan kecantikan yang bisa kita kembangkan. Kami optimistis sektor FMCG dan produk kreatif Indonesia dapat menjadi katalis untuk rebound di 2026," tutur Puntodewi.

Pada Januari—November 2025, ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang tercatat sebesar USD 14,08 miliar. 

Dinamika global turut memengaruhi kinerja ini, menurunkan nilainya hingga 17,91 persen bila dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang sebesar USD 17,15 miliar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemendag Gandeng JETRO, UMKM Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Pasar Jepang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!