INDOZONE.ID - Indonesia resmi bergabung dengan The Coalition to Grow Carbon Markets melalui Kementerian Kehutanan.
Dilansir ANTARA, keputusan ini sebagai langkah untuk mendorong pembiayaan iklim global, serta sebagai wakil kehutanan Indonesia dan solusi berbasis alam.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya mengumumkan bahwa hari ini Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bergabung dengan The Coalition to Grow Carbon Markets, mewakili sektor kehutanan Indonesia,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.
Koalisi ini memiliki komitmen untuk meningkatkan penggunaan kredit karbon berintegritas tinggi, yang bisa membuka pendanaan pembangunan, mendukung kegiatan ekonomi, dan mempercepat pencapaian tujuan iklim dunia.
Selain itu, Raja Juli menyebut bahwa Indonesia membawa keahliannya dalam proyek berbasis hutan serta solusi berdasarkan alam.
Baca juga: Apa Itu Trade Bazooka? Senjata Uni Eropa Hadapi Ancaman Tarif Trump Akibat Persoalan Greenland
Pasar kredit karbon berintegritas punya potensi besar guna mendukung pengembangan solusi berbasis alam di Indonesia.
Tak hanya itu, ada upaya menurunkan emisi, melestarikan keanekaragaman hayati, dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.
“Sebagai negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia, ekosistem mangrove yang luas, serta lahan gambut tropis yang besar, Indonesia memiliki modal alam yang signifikan dan pengalaman nyata dalam solusi berbasis alam, yang dapat memberikan kontribusi penting bagi upaya global dalam mencapai target iklim,” jelas Menhut.
Baca juga: WEF Davos 2026: Danantara Kenalkan 3 Proyek Strategis Indonesia ke Internasional
The Coalition to Grow Carbon Markets dibentuk untuk mempercepat penurunan emisi global dengan memperkuat dorongan bagi pelaku usaha supaya berinvestasi pada kredit karbon berintegritas tinggi, termasuk mendukung solusi berbasis alam.
Indonesia bergabung koalisi ini bersama sepuluh negara lainnya, yaitu Prancis, Panama, Kanada, Zambia, Selandia Baru, dan Swiss, serta para Ketua Bersama Koalisi Singapura, Kenya, dan Inggris.
Negara-negara tersebut berkomitmen memajukan aksi iklim dengan memanfaatkan kredit karbon berintegritas tinggi.
Baca juga: Apa Itu Petrodolar? Sistem Perdagangan Minyak Mentah yang Kuasai Ekonomi Global
Untuk saat ini, koalisi fokus menjalankan Rencana Aksi dalam mewujudkan kebijakan nasional dan regional. Selain itu, bisa menjaga minat pembeli secara berkelanjutan lewat keterlibatan jejaring pembeli dan investor.
“Upaya Indonesia dalam solusi berbasis alam akan memastikan Koalisi membantu mendorong investasi sektor swasta ke dalam proyek-proyek berintegritas tinggi yang melestarikan hutan, mengurangi emisi, dan memajukan pembangunan berkelanjutan,” kata Perwakilan Khusus Inggris untuk Iklim Rachel Kyte.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA