Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 JULI 2026 • 21:30 WIB

Harga Beras Dunia Naik, Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Malaysia dan Singapura

Harga Beras Dunia Naik, Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Malaysia dan SingapuraIlustrasi Peluang Ekspor Beras. (Freepik)

INDOZONE.ID - Indonesia mulai menjajaki peluang untuk mengekspor beras setelah produksi nasional mengalami surplus dan cadangan beras pemerintah terus meningkat.

Langkah ini dilakukan di tengah tren kenaikan harga beras dunia yang dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas pasar ekspor.

Baca juga: Hadapi Dunia Kerja Baru, Menaker Yassierli Usul BRICS Petakan Skill Masa Depan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan saat ini sudah ada beberapa negara yang menyampaikan minat untuk mengimpor beras dari Indonesia. Namun, prosesnya masih berada pada tahap penjajakan dan negosiasi.

"Indonesia akan mengambil celah saat harga beras dunia naik, Indonesia pasti akan mengambil celah ke sana karena ada beberapa negara minta impor. Sementara negosiasi," ujar Amran, dikutip dari Antara.

Menurut Amran, negara yang telah menyampaikan permintaan impor beras di antaranya Malaysia dan Singapura. Pemerintah pun terus melakukan pembahasan lebih lanjut sebelum kerja sama tersebut direalisasikan.

Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp7.200 Triliun, BI: Masih Aman dan Terkendali

Peluang ekspor ini muncul seiring kenaikan harga beras di pasar internasional. Berdasarkan data Trading Economics, harga beras dunia pada perdagangan 15 Juli 2026 mencapai 13,75 dolar AS per kuintal.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 23 Juni 2026 yang berada di level 12,48 dolar AS per kuintal, setelah mengalami kenaikan sekitar 2,21 persen.

Di sisi lain, Amran menegaskan kondisi di dalam negeri tetap terkendali. Harga beras nasional masih stabil karena didukung produksi yang meningkat dan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog telah mencapai sekitar 5,3 juta ton.

Baca juga: Pertamina Turunkan Harga LPG Nonsubsidi Bright Gas Mulai 14 Juli 2026, Tabung 12 Kg Kini Rp220.000

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan ketahanan pangan Indonesia semakin kuat sehingga mampu menjaga pasokan dalam negeri sekaligus membuka peluang ekspor ketika pasar global sedang membutuhkan.

Selain fokus mempertahankan swasembada beras, pemerintah juga akan mempercepat hilirisasi di sektor perkebunan, hortikultura, dan peternakan untuk meningkatkan nilai tambah serta memperkuat daya saing produk nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Harga Beras Dunia Naik, Indonesia Jajaki Peluang Ekspor ke Malaysia dan Singapura

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!