INDOZONE.ID - Dalam dunia investasi dan pembiayaan internasional, ada istilah obligasi luar negeri yang diterbitkan menggunakan mata uang lokal suatu negara.
Secara sederhana, Panda Bond adalah obligasi dalam mata uang China yang diterbitkan oleh pihak asing di pasar keuangan Tiongkok. Instrumen ini semakin banyak digunakan karena dianggap bisa membuka akses pendanaan yang lebih luas.
Menariknya, obligasi seperti ini biasanya memiliki nama khas yang mengikuti identitas negara tempat obligasi tersebut diterbitkan.
Baca juga: APBN Kuartal I 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Tumbuh Signifikan
Misalnya di Jepang ada “Samurai Bonds”, di Amerika Serikat dikenal sebagai “Yankee Bonds”, dan di Inggris disebut “Bulldog Bonds”. Sementara di Tiongkok, obligasi yang diterbitkan lembaga asing menggunakan mata uang renminbi (RMB) dikenal dengan nama Panda Bond.
Apa Fungsi Panda Bond?
Panda Bond bukan sekadar instrumen investasi biasa. Kehadirannya memiliki sejumlah manfaat penting, terutama untuk negara atau lembaga yang membutuhkan pendanaan internasional.
1. Membuka Akses ke Pasar Obligasi Besar
Dengan menerbitkan Panda Bond, penerbit bisa masuk ke pasar obligasi Tiongkok yang termasuk terbesar di dunia. Hal ini memberi peluang pendanaan tambahan di luar pasar domestik mereka sendiri.
2. Membantu Diversifikasi Sumber Dana
Panda Bond membuat penerbit tidak hanya bergantung pada satu sumber pembiayaan saja. Diversifikasi ini penting agar kondisi keuangan lebih stabil dan fleksibel.
Baca juga: Menkeu Copot Dua Pejabat Terkait Restitusi Pajak, Purbaya Tegaskan Perbaikan Sistem
3. Memperluas Jangkauan Investor
Melalui Panda Bond, penerbit bisa menjangkau lebih banyak investor institusi di Tiongkok. Ini tentu membantu memperbesar peluang investasi dan pendanaan.
4. Membantu Mengelola Biaya Pembiayaan
Karena diterbitkan dalam mata uang RMB, Panda Bond bisa membantu menyeimbangkan aset dan kewajiban keuangan. Selain itu, suku bunga penerbitannya juga relatif kompetitif sehingga dinilai lebih efisien.
Kenapa Panda Bond Mulai Dilirik?
Dalam beberapa tahun terakhir, Panda Bond mulai menarik perhatian karena pasar keuangan Tiongkok terus berkembang.
Baca juga: UEA Keluar dari OPEC, Apa Efeknya ke Harga Minyak Dunia?
Banyak pihak melihat instrumen ini sebagai alternatif pendanaan yang potensial, terutama untuk kebutuhan proyek besar dan kerja sama internasional.
Selain itu, penggunaan mata uang RMB juga dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan pada dolar AS dalam transaksi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Boc.cn