Ilustrasi All-Time High (ATH). (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Pernah merasa senang saat harga aset yang kamu pegang tiba-tiba menyentuh titik tertinggi? Nah, momen itu dikenal sebagai All-Time High (ATH).
Bagi investor, ini bisa jadi momen menyenangkan sekaligus bingung, harus hold atau ambil cuan dulu?
Baca juga: Apakah Bisa Jual Emas tanpa Surat? Berikut Dampak dan Tips Menjualnya
All-Time High (ATH) adalah kondisi ketika harga suatu aset, baik saham, kripto, atau komoditas mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah sejak pertama kali diperdagangkan.
Contohnya:
Biasanya, saat ATH tercapai, itu jadi sinyal bahwa pasar sedang optimis dengan aset tersebut. Tapi ingat, semakin tinggi harga, biasanya makin tinggi juga risiko fluktuasinya.
Ketika harga menyentuh ATH, itu tandanya banyak investor percaya dengan potensi aset tersebut. Demand sedang tinggi, dan sentimen pasar cenderung positif.
Baca juga: Lebih Baik Investasi Reksadana atau Emas? Simak Perbandingannya
ATH sering membuat investor baru ikut FOMO. Akibatnya, volume transaksi bisa naik drastis karena banyak yang nggak mau ketinggalan momentum.
Di titik ini, kamu harus mulai berpikir mau hold karena yakin masih naik atau take profit biar cuan aman? Ini jadi momen penting untuk evaluasi strategi kamu.
Berita baik , inovasi baru, atau dukungan investor besar bisa jadi pemicu utama harga naik terus hingga ATH.
Semakin banyak yang beli, makin kuat dorongan harga naik dan ini sering jadi faktor utama menuju ATH.
Angka bulat seperti Rp100 juta atau Rp1 miliar sering jadi target psikologis yang membuat trader semakin agresif.
Baca juga: Apa Itu Indeks LQ45? Ini Pengertian dan Daftar Sahamnya
Setelah ATH, harga bisa jadi sangat agresif. Banyak yang jual untuk ambil untung, jadi harga bisa tiba-tiba turun.
Level resistance lama udah nggak relevan, sehingga nvestor harus cari patokan baru untuk analisis pergerakan selanjutnya.
ATH itu bukan hanya soal harga tertinggi, tapi juga soal psikologi pasar dan momen pengambilan keputusan. Jika kamu bisa baca situasinya dengan baik, ATH justru bisa jadi peluang besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indodax.com