INDOZONE.ID - Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Kamis (14/8/2025). Pameran yang juga digelar bersamaan dengan Indo Garment Textile (IGT) Expo ini diikuti 280 peserta dari 11 negara dan menargetkan 15.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri.
Tahun ini, ILF dan IGT Expo menghadirkan deretan inovasi dari industri alas kaki, kulit, garmen, tekstil, hingga teknologi manufaktur terbaru. Produk yang dipamerkan mulai dari mesin jahit modern, mesin cetak sepatu, bahan baku premium, sol sepatu, sneakers, boots, sandal, sampai kulit eksotik untuk fashion dan furnitur.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyebut ILF dan IGT Expo menjadi ruang bertemunya ide kreatif, teknologi, dan potensi kerja sama bisnis.
"Indonesia punya potensi besar di sektor kulit dan alas kaki, dan kami ingin memastikan potensi ini berkembang menjadi kekuatan yang diakui dunia," ujarnya.
Baca juga: UMKM Bisa Lebih Merdeka Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Kata Kementerian UMKM
Daud menambahkan, pameran ini diharapkan memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, mendorong inovasi berkelanjutan, dan memperluas akses pasar.
Salah satu booth Indo Leather & Footwear Expo 2025 di JIExpo, Jakarta. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Memperingati HUT ke-80 RI, ILF dan IGT menghadirkan Kontes Busana Hari Kemerdekaan, seperti Kebaya & Batik, hasil kolaborasi PERWANTI, Krista Exhibitions, dan PSMTI. Acara ini juga menampilkan fashion show eksklusif dari BRUTUS & BURGO.
Pameran turut merayakan Anniversary APRISINDO serta menggelar talk show bertema “Merajut Kolaborasi Fashion dan Manufaktur: Masa Depan Industri Alas Kaki dan Kulit Indonesia”. Pembicara yang hadir termasuk Poppy Dharsono (IFC & APPMI) dan Eddy Widjanarko (APRISINDO).
Acara pembukaan Indo Leather & Footwear Expo 2025 di JIExpo, Jakarta. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Baca juga: Pemerintah Habiskan Rp1.333 triliun untuk Warga Miskin Tahun 2025
Sebagai bagian dari Business Matching, ILF dan IGT menggelar Networking Dinner yang mempertemukan asosiasi industri seperti APRISINDO, APRINDO, APPMI, APKI, dan APGAI. Kegiatan ini dihadiri pembeli potensial dari dalam dan luar negeri untuk menjajaki kerja sama langsung dengan produsen lokal.
Pameran ini terbuka untuk pelaku industri dan masyarakat umum mulai pukul 10.00–19.00 WIB hingga 16 Agustus 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan