Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 08 MEI 2026 • 10:53 WIB

Kemendag Gelar Lokakarya Campuspreneur, Perkuat Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor

Kemendag Gelar Lokakarya Campuspreneur, Perkuat Wirausaha Muda Berorientasi EksporKemendag menggelar Lokakarya Campuspreneur di Kampus Telkom Bandung. (Dok. Biro Humas Kemendag)

INDOZONE.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) menggelar lokakarya Campuspreneur di Auditorium Telkom University, Bandung, Jawa Barat pada Kamis, (7/5/2026). 

Bersama Telkom University, program ini dilakukan untuk mencetak wirausaha muda dari kalangan mahasiswa, baik sebagai pelaku usaha di pasar dalam negeri maupun yang berorientasi ekspor.  

Program ini diikuti 90 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan mahasiswa.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan, lokakarya ini merupakan bagian dari penguatan Program Campuspreneur yang telah diluncurkan pada 2 April 2026.

"Lokakarya ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional dalam mendukung peningkatan ekspor Indonesia. Kami ingin mendorong lahirnya wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui usaha yang berdaya saing, baik untuk memenuhi pasar dalam negeri maupun pasar ekspor," ujar Puntodewi dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Baca juga: Kemendag Terbitkan Aturan Baru Impor Komoditas Pertanian, Fokus Jaga Harga dan Ketahanan Pangan

Mengusung tema "End-to-End Export Readiness: Transforming MSME Products from Design, Financing, to Global Market Access", lokakarya ini menghadirkan sesi penguatan kapasitas ekspor mulai dari pengembangan desain produk, akses pembiayaan, hingga strategi akses pasar global. 

Sejumlah narasumber turut hadir untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, yaitu Kepala Divisi Jasa Konsultasi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Maria Sidabutar, Tenaga Ahli Desain Indonesia Design Development Center (IDDC) Darfi Rizkavirwan, dan Atase Perdagangan RI Den Haag Annisa Hapsari. 

Sekretaris Ditjen PEN Kemendag Sugih Rahmansyah hadir menjadi pembicara kunci pada acara ini. 

Dalam sambutannya, ia menekankan, penguatan daya saing UMKM merupakan salah satu prioritas Kemendag karena UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian nasional. 

"UMKM tidak hanya berperan menjaga stabilitas ekonomi nasional, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pelaku ekspor, termasuk pelaku usaha yang lahir dari lingkungan kampus," ujar Sugih. 

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Program Campuspreneur dirancang melalui empat pilar utama, yaitu:

Kemendag Gelar Lokakarya Campuspreneur, Perkuat Wirausaha Muda Berorientasi EksporSekretaris Ditjen PEN Kemendag Sugih Rahmansyah dalam acara Lokakarya Campuspreneur di Telkom Bandung (Dok. Biro Humas Kemendag)

Peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan serta program inkubasi berbasis kebutuhan pasar.
Pengembangan inovasi yang mendorong lahirnya produk yang berdaya saing dan model bisnis yang memiliki nilai tambah.
Pembukaan akses pasar yang dilakukan melalui fasilitasi promosi, pitching, business matching, dan pengenalan terhadap peluang pasar ekspor.
Penguatan kemitraan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dunia usaha, industri, dan mitra internasional. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Biro Humas Kemendag

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemendag Gelar Lokakarya Campuspreneur, Perkuat Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!