Kemendag mendukung pembukaan toko LEGO terbesar di Asia Tenggara (Dok. Kemendag)
INDOZONE.ID - Kabar menarik datang dari dunia ritel dan ekonomi kreatif. Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyambut pembukaan toko LEGO terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Grand Indonesia, Jakarta.
Kehadiran LEGO Group lewat LEGO Certified Store terbaru ini dinilai sebagai tanda kuat bahwa investor global masih percaya pada ekonomi Indonesia.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal S. Shofwan, menyebut investasi ini bukan sekadar membuka toko baru, tetapi juga membawa dampak besar bagi sektor ritel.
"Gerai ini memacu aktivitas perdagangan ritel domestik. Masyarakat kini memiliki destinasi belanja inovatif di dalam negeri. Investasi ini juga membuktikan kepercayaan investor global terhadap ekonomi Indonesia yang solid," ujar Iqbal S. Shofwan di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, kehadiran brand global seperti LEGO juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok internasional.
"Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat pasar dalam negeri serta mendorong ekspor nasional,” tambahnya.
Baca juga: UMKM Sidoarjo Tembus Pasar Dunia, Bukti Program Kemendag Makin Ngebut
Data ekonomi juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,11 persen, dengan konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Tak hanya itu, aktivitas ritel juga terus meningkat, terlihat dari pertumbuhan Indeks Penjualan Eceran sekitar 5 persen.
Memasuki 2026, tren ini diperkirakan masih berlanjut, dengan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama yang bisa mencapai 5,5 persen. Bahkan, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar USD 2,23 miliar.
Iqbal menilai, kehadiran LEGO bukan hanya memperkuat sektor ritel, tetapi juga membuka peluang di industri kreatif, terutama mainan edukatif.
"Dengan dukungan komunitas yang kuat, gerai ini berpotensi menjadi destinasi yang mengintegrasikan perdagangan, kreativitas, dan pariwisata,” jelasnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara LEGO dan pelaku usaha lokal, termasuk UMKM, bisa terus berkembang.
"Kami mendorong LEGO berkolaborasi dengan UMKM lokal. Langkah ini penting untuk memperkuat ekosistem perdagangan dan membuka peluang lebih luas," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemendag