INDOZONE.ID - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menuturkan harapan besarnya bahwa warisan budaya takbenda bisa menjadi penggerak pertumbuhan industri kreatif di Tanah Air.
Menurut Fadli, pengakuan terhadap warisan budaya tidak berhenti pada aspek pelestarian, tetapi harus mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Sebagai contoh misalnya, ketika kita merayakan batik sebagai warisan budaya takbenda dunia, bahkan ada hari batik ya, orang sekarang bangga memakai batik," kata Fadli, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Selasa (16/12/2025).
“Ketika terdapat wastra dari suatu daerah yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia, hal itu akan menjadi sumber kebanggaan.”
Baca juga: Menkeu Siap Alokasikan Rp60 Triliun dari Efisiensi K/L demi Pemulihan Bencana di Sumatera
"Wastra itu dapat terus hidup dan berkembang di berbagai daerah, sekaligus memicu tumbuhnya ekonomi budaya dan industri budaya ke depan. Dampaknya juga akan dirasakan hingga ke sektor hilir, termasuk UMKM," lanjutnya.
Ia menilai, selain wastra, ekspresi budaya Nusantara yang mencakup seni pertunjukan, tari-tarian, dan musik juga memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan.
Dampaknya tidak hanya dirasakan di sektor pariwisata, tetapi juga menggerakkan rantai ekonomi kreatif di tingkat lokal.
“Jadi di hilirnya itu ada ekonomi kreatif, ada para wisata, ada UMKM, ada koperasi, dan lain-lain,” tegasnya.
Baca juga: Stop Tebak-tebakan! Ini Jumlah Tabungan Ideal Sesuai Kondisi Kamu
Fadli menekankan peran pemerintah tidak sebatas mencatat dan menetapkan warisan budaya Indonesia, tetapi juga mencakup upaya memelihara, melindungi, mengembangkan, serta memanfaatkan warisan tersebut secara berkelanjutan.
“Kita tidak ingin warisan budaya ini hanya sekedar tercatat, hanya sekedar ditetapkan, tetapi ingin bagaimana warisan budaya ini dikembangkan, dimanfaatkan dan dibina,” katanya.
Ia menjelaskan, tren global saat ini menunjukkan pertumbuhan pesat industri berbasis budaya dan kreativitas atau cultural creative industry (CCI) serta ekonomi budaya.
Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi Indonesia yang memiliki kekayaan budaya sangat beragam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara