Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (ANTARA)
INDOZONE.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah siap mengalihkan dana hasil penghematan belanja kementerian dan lembaga (K/L) senilai Rp60 triliun untuk mendukung upaya pemulihan dampak bencana di wilayah Sumatera.
Pada saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, Purbaya menjamin anggaran pemulihan bencana yang diminta oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Salah satu sumber anggaran berasal dari efisiensi belanja K/L tahun anggaran 2026 yang telah dievaluasi.
Baca juga: BI: Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi 423,9 Miliar Dolar AS pada Oktober 2025
"Waktu APBN selesai di DPR, kami sisir semua program kementerian/lembaga. Ternyata masih banyak program dan rapat nggak jelas. Sudah kami sisir. Sebelum bencana, kami sudah kumpulkan Rp60 triliun dari situ. Jadi, begitu dibutuhkan yang disebutkan oleh Pak Presiden, kami sudah siap,” jelas Purbaya, dikutip dari ANTARA, Selasa (16/12/2025).
Anggaran pada tahun fiskal 2026 tersebut direncanakan untuk mendukung proses rehabilitasi daerah yang terdampak bencana.
Sementara itu, untuk tahun berjalan, Purbaya mengungkapkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengusulkan dana sebesar Rp1,6 triliun.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan alokasi tambahan sebesar Rp1,3 triliun yang dapat diajukan BNPB pada tahun anggaran berikutnya.
Sejalan dengan itu, Menteri Keuangan juga berencana memberikan kelonggaran pengelolaan anggaran bagi pemerintah daerah di wilayah terdampak bencana.
Kebijakan relaksasi tersebut akan diberlakukan mulai tahun depan agar pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk memulihkan dan membangun kembali daerahnya.
"Jadi, nggak ada masalah untuk rehabilitasi bencana,” tuturnya.
Baca juga: Pentingnya Literasi Keuangan untuk Generasi Muda, Ini 4 Manfaatnya!
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan perbaikan kerusakan akibat bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat membutuhkan anggaran Rp51,82 triliun.
Total anggaran itu dialokasikan sebesar Rp2,72 triliun untuk penanganan darurat, sementara Rp49,10 triliun disiapkan bagi program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA