INDOZONE.ID - Syarat daftar haji semakin banyak dicari masyarakat Indonesia. Tingginya minat umat Islam untuk menunaikan ibadah haji membuat antrean terus bertambah, sementara kuota keberangkatan terbatas.
Karena itu, memahami syarat pendaftaran sejak dini jadi langkah penting agar tidak ketinggalan. Semakin cepat mendaftar, semakin besar peluang untuk berangkat lebih awal sesuai kuota.
Lalu, bagaimana proses pendaftaran haji dan estimasi biayanya? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Limit Transfer BRI Lewat ATM, BRImo, dan Internet Banking, Segini Batasnya!
Perbedaan Haji Reguler dan Haji Khusus
Haji merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang mampu, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ali Imran ayat 97. Kemampuan di sini mencakup fisik, mental, dan finansial.
Di Indonesia, ada dua jalur haji yang bisa dipilih, yaitu haji reguler dan haji khusus.
Haji reguler dikelola langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Agama. Biayanya lebih terjangkau, tetapi waktu tunggunya cukup panjang karena peminatnya banyak. Fasilitas yang diberikan bersifat standar.
Sementara, haji khusus atau haji plus diselenggarakan oleh penyelenggara resmi berizin pemerintah. Waktu tunggunya lebih singkat, dengan fasilitas yang lebih nyaman. Namun, biayanya jauh lebih tinggi dibandingkan haji reguler.
Pemilihan jalur sebaiknya disesuaikan dengan kondisi finansial dan kesiapan masing-masing calon jamaah.
Baca juga: Mungkinkah Hidup dari Dividen Saham? Simak Gambarannya
Syarat Daftar Haji
Untuk mendaftar haji, ada beberapa syarat administrasi yang perlu dipenuhi seperti:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Berusia minimal 12 tahun saat pendaftaran
- Memiliki KTP yang masih berlaku
- Memiliki Kartu Keluarga (KK)
- Pas foto sesuai ketentuan
- Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan
- Memiliki rekening tabungan haji
Tabungan haji ini penting karena digunakan untuk setoran awal pendaftaran dan terhubung dengan sistem haji nasional.
Estimasi Biaya Haji
Untuk bisa mendapatkan nomor porsi, calon jamaah umumnya perlu menyetor setoran awal sekitar Rp25 juta atau sesuai ketentuan masing-masing bank.
Namun, total biaya haji (terutama haji reguler) biasanya berada di kisaran Rp50 juta–Rp70 juta, tergantung kebijakan pemerintah setiap tahun.
Sementara untuk haji khusus, biayanya bisa mencapai ratusan juta rupiah karena fasilitas yang lebih lengkap.
Waktu Tunggu Haji
Saat ini, waktu tunggu haji reguler di Indonesia rata-rata sekitar 20–30 tahun, tergantung daerah. Sedangkan haji khusus berkisar antara 4–9 tahun.
Pada musim haji 2026, Indonesia mendapatkan kuota sekitar 221 ribu jamaah.
Baca juga: Dampak Galbay Pinjol yang Bisa Menghantui Masa Depan, Jangan Disepelekan
Tips Menabung Haji Sejak Dini
Agar prosesnya lebih ringan, kamu bisa mulai dari sekarang dengan beberapa langkah berikut:
- Menabung secara rutin sejak dini
- Memilih tabungan haji yang terhubung dengan sistem resmi
- Mengatur keuangan agar setoran tidak terasa berat
- Meningkatkan pemahaman tentang ibadah haji
Karena antrean haji sangat panjang, menunda pendaftaran justru bisa membuat waktu tunggu semakin lama.
Dengan perencanaan yang matang dan konsisten menabung, proses menuju ibadah haji bisa terasa lebih ringan dan terarah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bank Mega Syariah