Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 18 JUNI 2026 • 12:20 WIB

Awas Dompet Boncos Mendadak! Kenali Apa Itu Bubble Economy dan Efeknya buat Keuanganmu

Awas Dompet Boncos Mendadak! Kenali Apa Itu Bubble Economy dan Efeknya buat KeuanganmuIlustrasi Economic Bubble (turkeconom.com)

INDOZONE.ID - Kondisi pasar keuangan global maupun domestik sering kali menyuguhkan tren investasi yang tampak sangat menggiurkan dengan lonjakan harga yang fantastis.

Namun, di balik keuntungan besar yang berkelebat cepat tersebut, kamu harus waspada terhadap ancaman fenomena finansial yang dikenal dengan istilah bubble economy atau gelembung ekonomi.

Fenomena ini merupakan sebuah siklus di mana harga aset atau properti melonjak sangat tinggi dalam waktu singkat, tetapi nilainya bisa mendadak jatuh bebas alias meletus tanpa aba-aba.

Secara umum, badai finansial ini terbagi menjadi dua jenis utama yang sama-sama berbahaya bagi kestabilan dompet warga dan perekonomian suatu negara.

Baca juga: Harga BBM Non Subsidi Dinilai Tak Bisa Langsung Turun Meski Harga Minyak Dunia Turun

Jenis pertama adalah gelembung aset atau investasi, yang terjadi ketika kamu dan investor lainnya berbondong-bondong membeli instrumen tertentu secara masif demi cuan instan tanpa kontrol peredaran uang yang jelas.

Sementara itu, jenis kedua adalah gelembung utang, yang tercipta saat masyarakat nekat mengambil pinjaman besar-besaran di luar batas kemampuan mereka, hingga memicu kredit macet yang merugikan sektor perbankan.

Biar kamu tidak terjebak dalam pusaran investasi yang semu dan bisa mengantisipasi dampaknya sejak dini, penting untuk memahami faktor-faktor pemicunya.

Simak poin-poin penyebab terjadinya bubble economy berikut ini:

Baca juga: Daftar Legalitas Usaha yang Harus Dimiliki Pelaku UMKM, Apa Saja?

Membanjirnya Likuiditas Uang di Suatu Negara Secara Berlebihan

Pemicu utama yang sering kali menyalakan sumbu gelembung ekonomi adalah kondisi di mana jumlah uang yang beredar di masyarakat terlalu melimpah.

Kemudahan mendapatkan dana ini membuat kamu dan orang-orang di sekitarmu cenderung konsumtif dan rela membeli barang apa saja, meski harganya sudah tidak masuk akal.

Sayangnya, ketika euphoria pasar tersebut perlahan mereda, produk yang semula diperebutkan itu akan kehilangan daya tariknya dan harganya langsung terjun bebas.

Keputusan Finansial Diambil karena FOMO

Faktor psikologis seperti Fear of Missing Out atau FOMO ternyata memegang peranan yang sangat merusak dalam terciptanya gelembung ekonomi ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Depositobpr.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Awas Dompet Boncos Mendadak! Kenali Apa Itu Bubble Economy dan Efeknya buat Keuanganmu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!