Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 13:40 WIB

Mendag Budi Santoso Resmikan Produk UMKM di Gerbong Kereta Api

Author

Mendag Budi Santoso (kanan) bersama Menhub Dudy Purwagandhi (kiri) resmikan produk UMKM di Stasiun Gambir, Jakarta. (INDOZONE/Putri Octavia Saragih)

INDOZONE.ID - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso resmi meluncurkan kolaborasi antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan PT Kereta Api Indonesia untuk menghadirkan produk-produk UMKM di gerbong kereta api.

Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pasar UMKM lewat sektor transportasi publik yang memiliki jutaan pengguna setiap tahunnya.

Baca juga: Dorong Transaksi Non-Tunai, UMKM Tunjukkan Kesiapan Masuk Era Ekonomi Digital

6 UMKM Lolos Kurasi, Siap Jangkau Jutaan Penumpang

Mendag Budi Santoso dan Menhub Dudy Purwagandhi resmikan produk UMKM di gerbong Kereta Api. (Dok. Istimewa)

Ada sebanyak 50 perusahaan UMKM telah melalui proses kurasi. Dari jumlah tersebut, enam perusahaan terpilih untuk memasarkan produknya di layanan kereta api.

Empat UMKM akan menyajikan produknya langsung di dalam gerbong kereta, sementara dua lainnya tersedia di Loko Cafe yang berada di area layanan KAI.

“Jadi hari ini kita launching produk-produk UMKM kita sekarang sudah tersedia di gerbong kereta api,” ujar Budi Santoso di Stasiun Gambir, Jakarta pada Selasa (24/2/2026)..

Program ini akan berjalan di 15 jalur kereta intercity dengan potensi sekitar 51 juta penumpang per tahun. 

Angka tersebut menjadi peluang pasar yang sangat besar bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya secara lebih luas.

Menurut Mendag, program ini direncanakan berjalan selama satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan.

“Ini adalah salah satu upaya kita agar produk-produk UMKM kita ini semakin banyak diminati oleh masyarakat,” tambahnya.

Mendag Budi Santoso dan Menhub Dudy Purwagandhi resmikan produk UMKM di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. (Dok. Istimewa)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam mendukung UMKM melalui sektor transportasi.

“Alhamduillah tadi saya bersama dengan Menteri Perdagangan melakukan peninjauan terhadap upaya Kementerian Perdagangan dalam mendukung UMKM yang bekerja sama dengan PT KAI,” ujarnya.

Ia berharap, kolaborasi ini tidak berhenti di moda kereta api saja. Ke depan, produk-produk UMKM diharapkan bisa dipasarkan di moda transportasi lain seperti bus, kapal, hingga tersedia di stasiun, pelabuhan, dan bandara.

“Kami juga berharap nanti produk-produk UMKM dapat juga dipasarkan di moda transportasi lain, baik itu moda transportasi darat yang lain, bus, maupun juga kapal,” tambahnya.

Menurutnya, semakin luas saluran distribusi yang dibuka, semakin besar pula peluang UMKM untuk berkembang dan dikenal masyarakat.

Baca juga: Kurir Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan saat Ramadhan: Bagian Penting dari Ekosistem UMKM

Dorong UMKM Naik Kelas

Kolaborasi ini bukan hanya soal penjualan produk di kereta, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang pemerintah agar UMKM bisa naik kelas dan masuk ke ekosistem bisnis yang lebih besar.

Ke depan, Kemendag akan terus membuka peluang serupa bagi UMKM lainnya agar semakin dikenal masyarakat, termasuk melalui moda transportasi publik yang memiliki jangkauan luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU