Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 11:50 WIB

BPJPH: Halal Harus Jadi Standar Kualitas bagi UMKM, Bukan Sekadar Syarat Formalitas

Author

Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham (ANTARA)

INDOZONE.ID - Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Muhammad Aqil Irham menegaskan bahwa halal bukan sekadar kewajiban, tapi jadi reputasi dan kultur yang bisa menentukan daya saing di industri.

“Halal harus dianggap sebagai nilai tambah, bukan beban,” kata Aqil Irham dalam keterangannya dilansir ANTARA, Selasa (02/12).

Ia menjelaskan bahwa penguatan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal ini menjadikan ekosistem ini terus berkembang, sehingga makin terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan industri saat ini.

Baca juga: RWA Makin Ramai Dibahas! 3 Narasi Crypto 2026 yang Harus Kamu Pantau

Selain itu, penguatan ini juga mendorong berbagai profesi seperti auditor halal, penyelia halal, dan juru sembelih halal (Juleha), yang sekarang sudah ada standar kompetensi lewat SKKNI.

Adanya profesi tersertifikasi itu bisa membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kredibilitas ekosistem halal di Indonesia.

Halal Sebagai Standar Kualitas

Walaupun demikian, Aqil menyebut bahwa masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan, guna meningkatkan kesadaran usaha mikro, kecil, dan menengah UMKM), agar jadikan sertifikasi halal sebagai jaminan kualitas.

Baca juga: Shopee Rayakan 10 Tahun Berdayakan UMKM, Bisnis Lokal Catatkan Penjualan Lebih dari US$270 Miliar di Platform secara Global

Oleh karena itu, sertifikasi ini bukan sekadar formalitas untuk pemenuhan administratif pada label produk saja.

“Bila UMKM menjadikan halal sebagai bagian dari standar, produk mereka akan lebih berkualitas, bermutu, dan kompetitif,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan, saat ini halal menjadi bagian dari gaya hidup untuk generasi muda. 

Aqil menilai generasi muda mempertimbangkan halal untuk memilih produk makanan, minuman, kosmetik, bahkan fesyen. Tren ini tentu bisa mendorong pertumbuhan pasar halal.

“Ketika anak muda sudah menjadikan halal sebagai lifestyle, maka pasar halal tumbuh besar. Pelaku usaha harus bersiap membaca dan menangkap peluang tersebut,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU