Selasa, 23 JUNI 2026 • 18:37 WIB

Grab Klaim Bantu 189 Ribu Perempuan dan Penyandang Disabilitas Tingkatkan Penghasilan 40 Persen

Author

Perempuan dan inklusivitas dorong pertumbuhan ekonomi digital. (Foto: Dewi Kania/Z Creators)

INDOZONE.ID - Inklusivitas di dunia transportasi online memberikan dampak positif bagi Indonesia sepanjang 2025. 

Selain itu, ada inisiatif keberlanjutan yang berfokus pada lingkungan, kesejahteraan, inklusivitas, serta pemberdayaan komunitas.

Sepanjang 2025, para Mitra Pengemudi dan Merchant Grab di Asia Tenggara berhasil menghasilkan total 15,3 miliar dolar AS. 

Hal ini membuktikan kaum inklusif bisa terus tumbuh dan berdaya secara finansial di era ekonomi digital. 

Baca juga: Jangan Dibuang! Ini Cara Bikin Uang Kertas Kusam Jadi Terlihat Baru Lagi

Director of Digital and Sustainability, Grab Indonesia Rivana Mezaya  mengatakan, lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas turut berdaya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

“Kami terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan, memperluas akses ekonomi bagi kelompok minoritas, memberdayakan komunitas lokal," ujar Rivana di Jakarta, baru-baru ini.

Rivana juga mendorong terciptanya kesempatan ekonomi yang lebih inklusif bagi perempuan dan penyandang disabilitas. 

Ia membeberkan pada 2025, lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas memperoleh peningkatan penghasilan 40% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Baca juga: Jangan Langsung Tergiur Harga Murah! Ini 7 Pertanyaan Wajib ke Penjual Sebelum Membeli Rumah Second

Cerita ini datang dari salah satu pengemudi perempuan, Saidah Anwar dari Tangerang. Ia merasa bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan pasti di situasi ekonomi sekarang.

"Dulu saya sering merasa khawatir memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga seorang diri," kata Saidah.

Ia sangat percaya pada kemampuan diri sendiri. Sehingga bisa mendapatkan penghasilan yang cukup.

"Saya tidak hanya mendapatkan penghasilan, tetapi juga menemukan komunitas yang saling mendukung. Kini saya bisa menghidupi keluarga, membantu sesama ibu tunggal, dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama,” ujar Saidah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU