Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 17:00 WIB

Jelang Ramadan dan Lebaran, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Pasokan Aman

Author

Mendag, Budi Santoso memastikan harga bahan kebutuhan pokok terkendali di Pasar Cuplik, Sukoharjo. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Menjelang Ramadan dan Idulfitri, Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso memastikan harga bahan pokok masih terkendali dan pasokannya aman.

Kepastian itu disampaikan setelah Mendag yang akrab disapa Busan meninjau langsung Pasar Cuplik di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026).

Dari hasil pemantauan, Mendag Busan menyebut kondisi pasar secara umum terbilang stabil. Harga komoditas utama masih terjaga dan masyarakat di berbagai daerah dapat berbelanja seperti biasa untuk kebutuhan puasa dan Lebaran.

Baca juga: Audit BPK 2025 Bergulir, Kemenperin Klaim Tata Kelola Keuangan Makin Rapi

“Hari ini kami cek langsung ke pasar untuk memastikan kondisi harga dan pasokan menjelang puasa dan Lebaran. Secara umum harganya bagus dan stabil. Silakan belanja seperti biasa,” ujar Mendag Busan usai peninjauan.

Berdasarkan pengecekan di Pasar Cuplik, sebagian besar harga bahan pokok berada di bawah Harga Acuan (HA) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).

Gula pasir curah dijual Rp17.000 per kilogram, daging ayam ras Rp38.000–40.000 per kilogram, telur ayam ras Rp28.000 per kilogram, bawang merah Rp38.000–40.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp32.000–34.000 per kilogram, serta bawang putih honan Rp32.000–33.000 per kilogram.

Untuk minyak goreng MINYAKITA, harga terpantau sesuai HET, yakni Rp15.700 per liter, dengan pasokan yang mencukupi.

Pemerintah juga mendorong produsen untuk meningkatkan produksi minyak goreng, termasuk merek kemasan ekonomis atau second brand, agar pasokan di pasar semakin kuat.

Baca juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Besaran, Aturan, Tunjangan, dan Peluang Jadi ASN Penuh Waktu

“Minyak goreng di pasar tidak hanya MINYAKITA. Kami juga mendorong produsen memperbanyak produksi, termasuk minyak goreng second brand, supaya pasokan makin kuat,” kata Mendag Busan.

Salah satu pedagang sembako, Wulan, menyebut stok minyak goreng di pasar relatif aman dengan distribusi yang berjalan bertahap.

MINYAKITA dijual sesuai HET, sementara merek lain, baik premium maupun second brand, tersedia di kisaran harga Rp16.500–Rp19.500 per liter. Untuk bawang putih, pasokan terjaga dengan harga stabil sekitar Rp32.000 per kilogram.

Wulan berharap pemerintah terus menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok agar masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, pedagang ayam Suprapti mengungkapkan harga daging ayam ras saat ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Meski ada penyesuaian dari harga sebelumnya sekitar Rp35.000 per kilogram, aktivitas jual beli tetap berjalan normal dan pasokan masih tersedia.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, baik untuk harian maupun persiapan HBKN. Ia pun optimistis stabilitas harga dan pasokan ayam ras bisa terus terjaga dengan distribusi yang lancar.

Meski begitu, Mendag Busan mencatat ada beberapa komoditas yang perlu mendapat perhatian. Harga beras medium berada di kisaran Rp14.000–14.500 per kilogram, di atas HET Zona I sebesar Rp13.500 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah terpantau di kisaran Rp82.000–84.000 per kilogram, atau di atas Harga Acuan.

Menurut Mendag Busan, kenaikan harga cabai rawit merah dipengaruhi faktor cuaca, terutama curah hujan tinggi di wilayah sentra produksi yang berdampak pada produktivitas dan distribusi. Meski demikian, ia menegaskan pasokan bahan pokok secara keseluruhan masih aman.

Baca juga: Bapanas Siapkan Penugasan Bulog Ekspor 2.280 Ton Beras untuk Kebutuhan Haji 2026

Selain memantau harga dan pasokan, Mendag Busan juga memimpin pelaksanaan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan) di Pasar Cuplik. Gerakan ini sejalan dengan Gerakan Indonesia Aman Sehat Resik Indah (ASRI) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pasar harus bersih, sehat, dan nyaman. Kalau pasar bersih, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja dan aktivitas ekonomi bisa tumbuh lebih baik,” ujarnya.

Berikan Motivasi ke Sekolah Dasar

Usai dari pasar, Mendag Busan melanjutkan kunjungan ke SD Negeri Sonorejo 01. Dalam kesempatan itu, ia memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar dan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang kini semakin baik.

Baca juga: Kenalan dengan Kebutuhan Primer: Pondasi Hidup dan Ekonomi Sehari-hari

Ia juga menyinggung dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan bisa membantu siswa belajar lebih optimal.

Kunjungan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab, penyaluran bantuan peralatan olahraga, serta pembagian makan bergizi gratis (MBG) dan perlengkapan sekolah kepada siswa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU