Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 13:15 WIB

Mengenal Swing Trading: Pengertian, Kelebihan, dan Risikonya

Mengenal Swing Trading: Pengertian, Kelebihan, dan RisikonyaIlustrasi seorang swing trader. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Di tengah pasar yang makin dinamis dan pergerakan harga yang cepat berubah arah, strategi trading juga ikut berkembang. Salah satu gaya yang cukup populer di kalangan trader adalah swing trading.

Strategi ini dianggap lebih santai dibanding day trading, tapi tetap menawarkan potensi cuan yang menarik jika dijalankan dengan disiplin.

Baca juga: Perbedaan Tabungan dan Deposito, Mana yang Harus Dipilih?

Apa Itu Swing Trading?

Swing trading adalah strategi trading yang berfokus pada pergerakan harga jangka menengah, biasanya berlangsung antara dua hari hingga beberapa minggu.

Seorang swing trader berusaha menangkap ayunan harga ketika pasar sedang dalam fase naik atau turun, lalu mengambil keuntungan dari perubahan tersebut.

Berbeda dengan day trading, strategi ini tidak mengharuskan trader memantau pasar sepanjang waktu.

Kelebihan Swing Trading

Swing trading banyak diminati karena menawarkan keseimbangan antara peluang profit dan fleksibilitas waktu.

1. Tidak Memantau Sepanjang Waktu

Berbeda dari day trading yang menuntut perhatian penuh selama jam bursa, swing trader cukup menganalisis grafik satu atau dua kali sehari. Strategi ini relatif cocok bagi pekerja kantoran atau investor yang tidak bisa aktif setiap saat.

2. Potensi Keuntungan Besar

Karena posisi ditahan lebih lama, trader bisa memanfaatkan pergerakan tren yang lebih panjang. Dalam kondisi tren yang kuat, potensi profit bisa lebih optimal dibanding transaksi harian.

3. Fleksibel di Berbagai Kondisi Pasar

Swing trading bisa diterapkan saat pasar naik (bullish) maupun turun (bearish). Selama ada tren yang jelas, trader dapat mengambil posisi long atau short sesuai arah pergerakan harga.

4. Manajemen Risiko Terukur

Dengan penerapan stop loss dan target profit yang jelas, risiko bisa dikendalikan lebih baik dibanding strategi yang serba cepat seperti scalping.

Baca juga: Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia dan Sumber Kekayaannya, Siapa Saja?

Kekurangan Swing Trading

Meski terlihat fleksibel, strategi ini tetap punya tantangan yang tidak bisa diabaikan.

1. Risiko Gap Harga

Karena posisi ditahan beberapa hari, harga bisa melonjak atau turun drastis saat pasar tutup, misalnya akibat laporan keuangan atau sentimen global. Kondisi ini dapat menimbulkan kerugian di luar perhitungan awal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Heygotrade.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Swing Trading: Pengertian, Kelebihan, dan Risikonya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!