Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
INDOZONE.ID - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia hampir pasti mengekspor beras tahun ini, setelah swasembada tercapai dan penyerapan Bulog terjamin.
"Ekspor hampir pasti kita lakukan tahun ini," kata Amran saat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat, dikutip Kamis (8/1/2/2026).
Stok Cadangan Beras Puncak 4 Juta Ton
Amran menegaskan ekspor beras akan jadi tonggak sejarah pertama Indonesia. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) nasional kini 3,2 juta ton, setelah sempat mencapai 4 juta ton pertengahan 2025 — rekor tertinggi sepanah masa.
Baca juga: Indonesia Siap Umumkan Swasembada Beras dan Jagung Akhir 2025
"Ini Bapak Presiden, pernah dulu Indonesia mendapatkan penghargaan di 1984 dari FAO. Itu stoknya hanya 2 juta ton. Kita sekarang 4 juta ton pernah diraih dan akhir tahun 3,2 juta ton," bebernya.
Konsumsi beras sektor hotel, restoran, dan katering juga memecahkan rekor dengan 12 juta ton secara nasional, tertinggi sepanjang sejarah.
Prabowo Bantah Sinisme Swasembada Mustahil
Presiden Prabowo Subianto menargetkan swasembada pangan setiap tahun, bukan hanya 1-2 tahun. Ia mengaku bahagia karena dapat membuktikan kepada yang meragukan kemampuan Indonesia.
Baca juga: Danantara dan PLN Gaspol Investasi, Indonesia Siap Swasembada Energi?
"Hari ini, bahagia bagi saya. Kalau banyak tokoh nyinyir mengatakan kita tidak bisa swasembada pangan, hari ini kita buktikan kita swasembada pangan," ujar Presiden di hadapan petani dan pejabat di Karawang.
Amran menyebut capaian ini hasil arahan Presiden dan sinergi lintas kementerian. Indonesia kini memasuki fase baru dari swasembada menuju negara pengekspor beras.
"Dan itu sejarah pertama Indonesia," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA