Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 10:20 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Swasembada Pangan, Rampung dalam Setahun

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Swasembada Pangan, Rampung dalam SetahunKepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)#

INDOZONE.ID - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar program swasembada pangan dipercepat dengan tetap memastikan peningkatan kesejahteraan petani dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

“(Tugas khusus dari Presiden Prabowo) swasembada secepat-cepatnya, menguntungkan petani, konsumen tersenyum,” kata Amran usai serah terima jabatan sebagai Kepala Bapanas dari Arief Prasetyo Adi di Jakarta, dikutip Selasa (14/10/2025).

Target Swasembada Dipercepat Jadi Satu Tahun

Amran menyebut Presiden Prabowo menargetkan pencapaian swasembada pangan, khususnya beras, tidak lagi empat tahun seperti rencana awal, tetapi hanya dalam waktu satu tahun.

“Doakan mudah-mudahan tidak ada halangan. Target Bapak Presiden empat tahun swasembada itu kita capai dalam waktu satu tahun. Ini lompatan besar yang kita buat bersama,” ujarnya optimistis.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Program Kawasan Swasembada Pangan, Air, dan Energi: Zulhas Pimpin Koordinasi

Amran menegaskan percepatan ini hanya bisa terwujud melalui sinergi lintas sektor, mulai dari Kementerian Pertanian, TNI, Polri, Kejaksaan, Perum Bulog, hingga Bapanas.

“Bukan hanya Kementerian Pertanian, tapi semua anak bangsa ikut berpartisipasi—TNI, Polri, Kejaksaan, Bulog, dan Badan Pangan. Semua harus bergerak,” katanya.

Sebagai bagian dari strategi nasional, pemerintah juga akan memastikan stabilitas harga pangan pokok, terutama komoditas yang disubsidi pemerintah senilai Rp150 triliun, termasuk beras.

Amran menegaskan pentingnya pemantauan harga secara real time agar setiap fluktuasi dapat direspons cepat melalui kebijakan intervensi pasar yang tepat.

“Intervensi pemerintah adalah keharusan. Petani harus terlindungi lewat harga pembelian pemerintah (HPP), sementara konsumen dilindungi dengan harga eceran tertinggi (HET),” tegasnya.

Fokus Pangan Strategis dan Hilirisasi

Bapanas di bawah kepemimpinan Amran akan fokus memperkuat komoditas pangan strategis seperti beras, jagung, dan gula putih, dengan membenahi tata kelola dari hulu ke hilir agar pasokan dan harga tetap stabil.

Baca juga: Bapanas Dorong Sinergi untuk Perkuat Kapasitas Pangan Daerah

Selain itu, sektor perkebunan dan hortikultura juga menjadi prioritas melalui program hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, misalnya pengolahan minyak sawit menjadi minyak goreng guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga nasional.

“Sebagai produsen sawit terbesar di dunia, kita juga mengembangkan biofuel berbasis crude palm oil (CPO) seperti B40 dan B50. Tahun depan, insyaallah kita sudah di B50,” ujar Amran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERBARU

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Swasembada Pangan, Rampung dalam Setahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!