INDOZONE.ID - Surat Berharga Negara (SBN) jadi salah satu pilihan yang cukup aman dan cocok bagi kamu yang mau mulai investasi tanpa ribet.
SBN sendiri adalah instrumen keuangan yang diterbitkan pemerintah untuk membiayai kebutuhan negara, mulai dari pembangunan hingga menutup defisit APBN.
Simpelnya, saat kamu beli SBN, itu artinya kamu meminjamkan uang ke negara, dan nanti kamu akan mendapat imbal hasil berupa kupon (bunga).
Baca juga: Jangan Asal Pilih, Simak Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional
Apa Itu Surat Berharga Negara?
SBN diterbitkan pemerintah untuk mengelola utang negara sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber pembiayaan lain.
Menariknya, SBN termasuk investasi yang relatif aman karena dijamin langsung oleh negara, pembayaran pokok dan bunganya dilindungi Undang-Undang, dan memiliki pilihan tenor atau jangka waktu yang fleksibel.
Makanya, banyak yang menjadikan SBN sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang.
Jenis-jenis SBN Konvensional
SBN konvensional adalah jenis SBN yang memberikan imbal hasil berupa bunga kupon. Nah, berikut beberapa jenis yang populer.
Baca juga: Apa Itu IHSG? Ini Pengertian, Faktor yang Memengaruhi, dan Cara Kerjanya dalam Investasi
1. Obligasi Negara Ritel (ORI)
ORI adalah SBN yang bisa dibeli masyarakat umum dengan nominal terjangkau.
Ciri-cirinya minimal pembelian mulai dari Rp1 juta, tenor biasanya 2–5 tahun, dan kupon tetap (fixed).
Dana dari ORI biasanya dipakai untuk pembiayaan APBN, termasuk pembangunan nasional.
2. Savings Bond Ritel (SBR)
SBR juga cukup diminati karena fleksibel dan mudah diakses.
Keunggulannya bisa dibeli secara online, cocok untuk investor pemula, dan biasanya memiliki fitur early redemption atau bisa dicairkan sebagian sebelum jatuh tempo.
3. Surat Utang Negara (SUN)
SUN biasanya memiliki pilihan tenor yang lebih luas, dari jangka pendek hingga panjang.
Karakteristiknya:
- Digunakan untuk pembiayaan proyek besar
- Dijamin penuh oleh negara
- Bisa diperdagangkan di pasar sekunder
Baca juga: Tips Memilih Saham IPO yang Bagus untuk Pemula, Jangan Sampai Salah!
Cara Membeli SBN
Bagi kamu yang tertarik, berikut adalah dua cara utama untuk membeli SBN.
1. Melalui Mitra Distribusi
Kamu bisa beli melalui bank, perusahaan sekuritas, dan aplikasi investasi.
Caranya:
- Daftar akun di platform resmi
- Pilih produk SBN yang tersedia
- Lakukan pembelian sesuai instruksi
Semua proses bisa dilakukan online, jadi sangat praktis.
2. Melalui Bank Persepsi
Jika lebih nyaman offline, kamu juga bisa datang langsung ke bank yang ditunjuk pemerintah.
Langkahnya:
- Datang ke bank persepsi
- Isi formulir pembelian
- Ikuti prosedur yang diberikan
SBN adalah pilihan investasi yang cocok untuk kamu yang mencari instrumen low risk, ingin passive income dari kupon, dan mau ikut berkontribusi dalam pembangunan negara.
Baca juga: Daftar Emiten Transportasi dan Logistik di Bursa Efek Indonesia, Apa Saja?
Tapi ingat, pastikan kamu beli SBN hanya melalui mitra resmi dan jangan tergiur penawaran yang mencurigakan agar tetap aman.
Jika kamu masih pemula dan ingin mulai investasi dengan risiko minim, SBN bisa jadi langkah awal yang layak dicoba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CIMB NIAGA