INDOZONE.ID - Bagi banyak karyawan, Tunjangan Hari Raya (THR) sering dianggap sebagai uang yang sah-sah saja jika langsung dihabiskan.
Namun, di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, mengubah pola pikir dari sekadar belanja menjadi investasi bisa menjadi langkah finansial yang sangat strategis.
Mengalokasikan sebagian THR untuk investasi bukan berarti kalian tidak bisa menikmati Lebaran.
Justru, ini adalah cara agar manfaat dari uang bonus tersebut bisa dirasakan dalam jangka panjang, bukan hanya saat hari raya saja.
Baca juga: 7 Cara Cerdas Memulai Investasi Saham untuk Pemula Agar Tidak Boncos
Kenapa Harus Investasi Pakai THR?
Sesuai fungsinya, THR memang disiapkan untuk membantu kebutuhan merayakan hari besar.
Tapi, menyisihkan sebagian dana misalnya 10% hingga 20%, bisa membantu kamu membangun bantalan ekonomi yang lebih kuat.
Menariknya, terkadang momen menjelang atau sesudah Lebaran bisa menjadi waktu yang tepat karena ada beberapa instrumen investasi yang harganya sedang terkoreksi atau stabil.
Dengan analisis yang tepat, kamu bisa mendapatkan aset di harga yang lebih terjangkau untuk kemudian mendapat keuntungannya di masa depan.
Tips Maksimalkan THR untuk Investasi
Agar keuangan tetap sehat dan Lebaran tetap meriah, coba ikuti beberapa langkah mengelola THR berikut ini.
Baca juga: Apa Itu Waran Saham? Pengertian, Cara Kerja, dan Risikonya bagi Investor
1. Susun Rencana Pengeluaran (Budgeting)
Begitu THR cair, jangan langsung dihabiskan untuk belanja. Buat daftar prioritas mulai dari zakat, uang saku untuk orang tua, hingga kebutuhan mudik.
Setelah semua kebutuhan pokok terpenuhi, barulah kalian bisa melihat sisa dana yang tersedia untuk diinvestasikan.
2. Tentukan Porsi Investasi Sejak Awal
Coba tantang diri sendiri untuk menyisihkan minimal 10% dari total THR. Jika kalian merasa kebutuhan Lebaran tahun ini tidak terlalu banyak karena tidak mudik, porsinya bisa ditambah hingga 30% atau lebih.
Perlu diingat, pastikan dana darurat kalian sudah aman sebelum mulai memasukkan uang ke instrumen investasi.
3. Tahan Keinginan Belanja Berlebihan
Diskon Lebaran memang sangat menarik. Namun, coba filter lagi mana barang yang memang butuh dan mana yang hanya sebatas keinginan.
Uang yang biasanya dipakai untuk beli sepatu kelima atau gadget baru yang fungsinya sama saja, lebih baik dialihkan ke aset produktif.
Baca juga: Mengenal Investasi Leher ke Atas, Investasi Terbaik untuk Masa Depan
4. Pilih Instrumen yang Sesuai
Jangan asal ikut-ikutan tren, pelajari dulu risikonya. Berikut beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan:
- Emas
- Saham
- Deposito
- Obligasi Negara
- Cryptocurrency
5. Sesuaikan dengan Profil Risiko
Langkah terakhir adalah menyesuaikan instrumen tadi dengan karakter kamu. Jika kamu tipe yang santai dan tidak mau ambil risiko besar, emas atau obligasi negara bisa jadi pilihan.
Tapi jika kamu berani ambil tantangan, mencoba masuk ke pasar saham dengan analisis fundamental yang kuat bisa jadi opsi yang menarik.
Baca juga: Apa Itu Rights Issue? Ini Pengertian dan Dampaknya bagi Investor
THR memang identik dengan momen belanja dan berbagai kebutuhan Lebaran. Tapi saat dikelola dengan bijak, uang tersebut juga bisa menjadi modal awal untuk berinvestasi.
Dengan tips ini, uang THR tidak hanya habis dalam waktu singkat, tetapi juga bisa memberi manfaat untuk kondisi finansialmu di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Glints.com