Senin, 05 JANUARI 2026 • 19:40 WIB

Jangan Asal! Ini 3 Timing yang Pas untuk Investasi Saham Biar Dapat Untung

Author

Ilustrasi saham. (Freepik/sodawhiskey)

INDOZONE.ID - Saat ingin memulai investasi, tentu harus melihat momen atau waktu yang pas. Investasi juga ibarat sebuah pohon yang ditanam bertahun-tahun, setiap harinya akan tumbuh lebih besar. Salah satu instrumen investasi yang paling umum adalah saham.

Investasi saham merupakan penanaman modal dengan cara membeli saham dari perusahaan terbuka di bursa efek. Dengan membelinya, menjadikan dirimu sebagai bagian dari pemilik perusahaan.

Banyak orang berinvestasi saham dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari harga saham yang naik (capital gain) serta pembagian dividen. 

Baca juga: Mengenal Emas Antam, UBS, Lotus Archi, dan Galeri 24: Mana Paling Cocok untuk Investasi?

Akan tetapi, banyak orang investasi saham justru buntung atau tidak dapat keuntungan. Salah satu penyebabnya, bisa jadi kamu salah waktu atau momen ketika membeli saham tersebut.

Lalu, sebenarnya kapan sih waktu atau timing yang pas untuk membeli saham? Nah, ini masih banyak kebingungan buat para pemula untuk yang masih nyicil sedikit-sedikit. Dari pada bingung terus, simak deh kapan waktu atau timing yang pas untuk beli saham biar dapat untung.

Baca juga: Terlihat Mapan, Ternyata Rentan: Fenomena ‘Fake Rich’ di Kelas Menengah Indonesia

3 Timing yang Pas untuk Beli Saham

Perusahaan dalam Kondisi Baik

Waktu yang pas untuk beli saham adalah ketika kondisi perusahaan dalam kondisi baik. Pastikan kamu sudah identifikasi analisis fundamental. Kamu bisa cari dari berita mengenai perusahaan yang diincar.

Selain itu, cari tahu lebih dalam apakah perusahaan tersebut sedang dalam keadaan untung atau rugi. Terakhir, jangan lupa untuk pelajari rencana bisnis dari perusahaan tersebut, supaya lebih matang.

Beli Setiap Kuartal

Salah satu pilihan yang dapat kamu lakukan adalah membeli secara rutin, misalnya setiap kuartal atau tiga bulan sekali. Pada waktu tertentu, bisa saja kamu kedapatan membeli saham di harga yang lebih rendah dengan fundamental kuat.

Perlu dicatat, periode terbaik jika ingin membeli saham yaitu pada bulan Mei, Agustus, November, dan Februari. Bulan tersebut adalah bulan perusahaan sudah mempublikasikan laporan keuangan.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Tak Ada Impor Beras dan Gula Konsumsi pada 2026

Perusahaan Terlihat Memiliki Prospek Cerah

Bukan hanya analisis fundamental, kamu juga harus bisa menganalisis hal lainnya, termasuk kemungkinan atau prospek kedepan. 

Analisis ini agar kamu bisa tahu harga jual atau beli dari saham tersebut. Cobalah amati pergerakan melalui grafik harga saham. Itu bisa menjadi momen kamu harus tambah nilai investasi atau tidak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mncsekuritas.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU