cara menghadapi harga saham turun (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah lihat portofolio tiba-tiba merah dan langsung panik? Tenang, kamu nggak sendirian.
Hampir semua investor pernah ada di fase ini, apalagi saat harga saham turun dan bikin nilai investasi ikut menyusut.
Yang penting diingat, penurunan harga bukan selalu berarti kamu harus buru-buru jual.
Justru di momen seperti ini, kamu perlu lebih tenang dan mengambil keputusan dengan kepala dingin.
Yuk, pahami langkah apa saja yang bisa dilakukan saat saham kamu sedang turun, berikut ini:
Saat harga saham turun, langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengecek kembali fundamental perusahaan.
Apakah kinerjanya masih bagus? Apakah bisnisnya masih punya prospek ke depan?
Kalau penurunan hanya dipicu sentimen pasar atau faktor sementara, biasanya saham masih punya potensi untuk pulih.
Tapi kalau ada masalah serius di bisnisnya, ini bisa jadi sinyal untuk lebih waspada.
Kalau kamu yakin dengan fundamental saham tersebut, strategi averaging down bisa jadi pilihan.
Artinya, kamu membeli lagi di harga yang lebih rendah untuk menurunkan harga rata-rata pembelian.
Baca juga: Apa Arti ATH dalam Saham? Simak Penjelasan Lengkapnya
Tapi ingat, cara ini tidak bisa dilakukan sembarangan.
Averaging down hanya cocok untuk saham dengan bisnis yang jelas dan kuat, bukan sekadar “harapan harga balik naik”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Investopedia