Investasi kini makin mudah, cukup lewat HP kamu bisa pantau dan beli saham kapan pun! (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu lagi scroll medsos, lalu nemu kata “reksadana”, tapi saat coba cari penjelasannya malah makin pusing? Santai, di sini kita bakal bahas reksadana dengan cara yang gampang dipahami, mulai dari apa itu reksadana, gimana cara kerjanya, dan kenapa sekarang makin banyak anak muda yang tertarik buat nyoba.
Soalnya, investasi itu bukan cuma soal pengin cepat kaya. Lebih dari itu, ini tentang belajar mengatur uang supaya masa depan lebih aman. Nah, reksadana sering jadi pilihan awal karena caranya simpel dan ramah untuk pemula. Jadi, yuk kita bahas pelan-pelan sampai kebayang dan nggak ribet lagi!
Reksadana itu sebenarnya simpel. Bayangin aja uang dari banyak orang dikumpulkan jadi satu, lalu dikelola oleh orang yang memang ahli di bidang investasi, namanya manajer investasi. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli berbagai instrumen keuangan, seperti saham, obligasi, atau pasar uang.
Jadi, kamu nggak perlu repot belajar dan memilih saham satu per satu. Cukup investasi di reksadana, urusan pengelolaan sudah ditangani oleh profesional.
Kalau pakai istilah luar negeri, reksadana sama dengan mutual fund. Di banyak negara, mutual fund sudah jadi instrumen investasi yang umum dan digunakan sejak lama. Lewat sistem ini, banyak orang bisa mulai investasi dengan cara yang lebih simpel dan relatif aman tanpa harus jadi ahli terlebih dulu.
Baca juga: Benarkah Investasi Di Reksadana Tidak Kena Pajak? Ini Penjelasan Dan Keuntungannya Untuk Kamu!
Coba bayangin seperti ini:
Dari situ, kamu berpeluang mendapatkan imbal hasil atau keuntungan, tergantung kondisi pasar dan seberapa baik keputusan manajer investasinya. Kalau performanya bagus, peluang untung juga makin besar.
Namun perlu diingat, karena nilainya mengikuti pasar, reksadana juga bisa naik turun. Saat pasar sedang kurang bagus, nilainya bisa ikut turun. Jadi meskipun terbilang praktis, reksadana tetap memiliki risiko pasar, sama seperti instrumen investasi lainnya.
Ilustrasi investasi. (Freepik/kuprevich)
Agar makin kebayang dan nggak ribet, reksadana biasanya dibagi berdasarkan ke mana dananya diinvestasikan. Secara garis besar, ada beberapa jenis utama:
Intinya, setiap jenis reksadana punya karakter berbeda. Tinggal disesuaikan dengan tujuan investasi dan seberapa besar toleransi risiko kamu.
Nggak heran kalau makin banyak anak muda yang mulai investasi lewat reksadana. Soalnya, keuntungannya memang cukup ramah bagi pemula:
Singkatnya, reksadana itu praktis, fleksibel, dan cocok untuk kamu yang ingin mulai investasi tanpa ribet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Investopedia, Forbes.com