Minggu, 19 JULI 2026 • 16:05 WIB

Intip Kisah Sukses Istri Sopir Taksi Bangun Bisnis Kuliner Rumahan untuk Bantu Ekonomi Keluarga

Author

Ilustrasi bisnis kuliner. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kisah inspiratif wirausaha datang dari perempuan bernama Euis, yang merupakan istri seorang sopir taksi. Saat penghasilan suaminya mengalami pasang surut, ia melihat peluang baru untuk ikut menopang ekonomi keluarga

Berawal dari belajar memasak, Euis sukses mengembangkan usaha kuliner rumahan yang melayani pesanan katering, snack box, dan berbagai camilan untuk beragam acara.

Perjalanannya dimulai sejak 2023 dan awalnya ia senang ikut pelatihan Tata Boga yang diadakan melalui program pemberdayaan perempuan di perusahaan transportasi tempat suaminya bekerja. Atas saran dari sang suami juga, Euis memilih belajar memasak.

Keberuntungan pun datang, karena keputusannya itu ternyata mengubah hidupnya. Ia kini memiliki usaha rumahan yang bisa menghasilkan banyak cuan. 

Baca juga: Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

"Dulu saya enggak bisa bikin macam-macam. Setelah diajarin, saya coba praktik di rumah dan jual. Alhamdulillah banyak yang suka," ujar Euis saat ditemui di Cokro Kitchen, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026).

Dari ikut pelatihan, Euis jago membuat berbagai menu, mulai dari snack box, nasi kuning, aneka kue basah, puding, hingga tumpeng. Setiap ada pesanan, Euis siap mengerjakannya. Bahkan, pesanan yang datang bisa mencapai ratusan porsi lho.

"Kalau ada acara pengajian atau rapat, bisa sampai 300 sampai 400 pesanan," katanya.

Euis mengaku hampir tidak pernah melewatkan kelas yang diadakan. Karena keseriusannya, ia terpilih menjadi peserta program inkubasi Kartini BISA. Untuk bisa bergabung, peserta harus aktif mengikuti berbagai kegiatan dan menunjukkan perkembangan usahanya.

Baca juga: Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan

"Di mana ada kelas, saya selalu ikut. Saya ingin dapat ilmu sebanyak-banyaknya," tuturnya.

Tak hanya mendapatkan pendampingan usaha, Euis juga memperoleh akses modal usaha. Kapasitas produksinya pun bisa terus melonjak sampai saat ini. 

Euis sangat senang karena usaha yang dijalankannya itu menjadi sumber pendapatan tambahan. Terutama saat penghasilan suami sedang tidak menentu.

"Kalau suami lagi sepi penumpang, saya masih punya penghasilan. Jadi tetap bisa bantu kebutuhan rumah dan pendidikan anak-anak," katanya.

Baca juga: Ibu-ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Di balik keberhasilannya, Euis tak lupa mengapresiasi dukungan sang suami yang sejak awal mendorongnya bergabung dengan Kartini Bluebird.

"Yang daftarin saya justru suami. Dari awal dia yang mendukung supaya saya ikut," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani turut menanggapi kisah inspiratif Euis. 

Monita percaya bahwa ketika seorang perempuan diberi kesempatan besar untuk berkembang menjadi pelaku UMKM, mereka bisa ikut menguatkan ekonomi keluarga. 

Baca juga: Jangan Takut Kalah Saing! Ini 5 Strategi Jitu Biar Bisnis UMKM Kamu Makin Unggul dan Cuan Maksimal

“Ketika perempuan memiliki akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan pendampingan yang tepat, mereka memiliki peluang yang lebih besar untuk membangun kemandirian ekonomi bagi dirinya maupun keluarganya," ujar Monita.

Namun, menurut Monita, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar belajar keterampilan baru. Tapi memastikan kemampuan tersebut berkembang menjadi usaha yang mampu bertahan dan terus tumbuh.

"Kami ingin memberikan lebih dari sekadar pelatihan, tetapi sebuah proses pendampingan yang membantu peserta memahami bagaimana membangun usaha secara menyeluruh, mulai dari mengembangkan usaha, menghitung biaya, menentukan strategi pemasaran, hingga memiliki model bisnis yang lebih siap berkembang,” tutupnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU