Kamis, 29 JANUARI 2026 • 20:00 WIB

DSC Ungkap Kunci UMKM Lokal Naik Kelas di Tengah Tekanan Ekonomi Global!

Author

Press Conference DSC season 16 (Indozone/Zahra Utami Putro)

INDOZONE.ID - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perlambatan di sejumlah sektor, penguatan UMKM kembali menjadi strategi krusial bagi ketahanan ekonomi nasional. 

Dengan kontribusi lebih dari 97 persen terhadap struktur usaha di Indonesia, UMKM tidak hanya berperan sebagai penyerap tenaga kerja, tetapi juga penopang utama stabilitas ekonomi domestik.

Nah, tantangannya kini bukan lagi sekadar bertahan, melainkan bagaimana UMKM mampu naik kelas dan berdaya saing secara berkelanjutan.

UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi dan Kolaborasi Jadi Faktor Penentu

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa transformasi UMKM membutuhkan ekosistem yang kuat dan konsisten. 

Menurutnya, pendampingan jangka panjang menjadi faktor penentu agar UMKM mampu meningkatkan skala usaha dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Baca juga: Jadi Mayoritas Pelaku Usaha, UMKM Gerakkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

Sejalan dengan itu Surjanto sebagai ketua komisioner DSC mengaskan bahwa di jaman sekarang kolaborasi jadi indikator utama untuk  bisnis berkembang dan berkelanjutan

“Kolaborasi menjadi kunci agar bisnis tetap berjalan dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan, sehingga dapat terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan pasar,” ujar Surjanto Yasaputera dalam jumpa pers final dsc season 16 (29/01/26)

Kolaborasi inilah dinilai penting untuk membangun fondasi ekonomi nasional yang tangguh ditengah tekanan kondisi ekonomi yang tinggi

Melalui Program Baru DSC Menemukan Pemenang 

Finalis DSC 16 (Indozone/Zahra Utami Putri)

Komitmen DSC dalam membangun kualitas wirausaha tercermin melalui inovasi programnya yaitu Founder’s Arena di Season 16. Tahapan ini dirancang untuk menguji ketangguhan founder dalam mengambil keputusan strategis, beradaptasi di bawah tekanan, serta membangun kolaborasi yang efektif untuk kompetensi penting dalam kepemimpinan bisnis jangka panjang.

Baca juga: PNM Dorong Pemberdayaan Program ULaMM untuk Menguatkan UMKM

Penilaian program ini berdasarkan 3p atau pemahaman bisnis, kemampuan eksekusi, dan kualitas personal. Jadi jika seorang bisnis sudah punya tiga kompenen ini maka bisnisnya akan selalai beradaptasi mengikuti jama. 

 “Kalau 3P-nya kuat, mau dikasih ide bisnis apa pun, saya yakin pasti jalan. Itu ciri pengusaha yang sukse dan selalu beradaptasi,” tegas surjanto

Pada DSC Season 16, Jonathan Holiyanto dari Lean Lab dinobatkan sebagai Best of The Best dan meraih hibah modal usaha sebesar Rp320 juta disertai pendampingan intensif.

 Lean Lab dikenal lewat inovasi selai bubuk sehat rendah lemak dan tinggi protein yang menyasar kebutuhan gaya hidup modern. Menurut Surjanto, Jonathan dinilai mampu merepresentasikan standar wirausaha yang ingin dibangun DSC.

“Jonathan menunjukkan keseimbangan antara pemahaman bisnis yang kuat, eksekusi yang piawai, serta persona kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, DSC Season 16 menyalurkan total hibah usaha senilai Rp2,5 miliar, dilengkapi pendampingan intensif dan akses ke Diplomat Entrepreneur Network (DEN).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU