Ilustrasi transaksi digital. (Freepik)
INDOZONE.ID - Industri keuangan digital saat ini menghadapi banyak tantangan. Salah satu yang paling jadi perhatian adalah meningkatnya risiko serangan siber yang membuat masyarakat wajib waspada saat bertransaksi online.
Kasus penipuan digital, pencurian data pribadi, hingga modus scam berkedok layanan paylater pun makin sering ditemukan. Karena itu, masyarakat harus untuk lebih selektif saat menggunakan layanan finansial digital dari scam.
Di sisi lain, kondisi ekonomi yang belum stabil juga membuat banyak orang mulai mengandalkan layanan finansial digital seperti paylater untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sayangnya, kemudahan akses ini tidak dibarengi literasi finansial yang baik, sehingga memicu masalah baru, mulai dari tagihan menumpuk hingga penyalahgunaan akun.
Baca juga: Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online
Karenanya, keamanan sistem dan edukasi finansial kini menjadi dua hal penting yang dibutuhkan masyarakat. Pahami kedua hal ini agar terhindar dari risiko buruk ketika bertransaksi online.
Direktur Indodana Finance Iwan Dewanto mengatakan, rasa aman dan nyaman memang menjadi pondasi utama dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan. Masyarakat perlu selektif dan mempelajari lebih dulu sebelum bertransaksi online.
“Standar sistem yang andal menjadi pondasi utama dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta.
Menurut Iwan, solusi menghadapi tantangan finansial digital bukan hanya soal menghadirkan teknologi canggih. Tapi masyarkat juga memastikan sistem keamanannya.
Baca juga: BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
Selain itu, edukasi mengenai penggunaan layanan paylater secara bijak juga penting dilakukan agar masyarakat tidak terjebak perilaku konsumtif maupun modus penipuan digital.
Iwanmengaku terus berupaya meningkatkan kualitas sistem layanan dan keamanan transaksi, demi memberikan pengalaman finansial digital yang lebih aman bagi pengguna.
Upaya ini pun mendapat pengakuan The Best Multifinance Company 2026 dalam ajang 15th Infobank-Isentia “Digital Brand Appreciation 2026”.
“Pengakuan ini tentu menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang nyaman dan aman bagi nasabah,” tambah Iwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: