Ilustrasi perekonomian. (Freepik.)
INDOZONE.ID - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat harga bahan pokok naik, jalan raya dibangun, pajak dipungut, subsidi diberikan, atau aturan usaha dibuat. Semua itu menunjukkan bahwa pemerintah ikut berperan dalam perekonomian.
Pemerintah tidak hanya “mengatur dari jauh”, tetapi juga hadir agar kegiatan ekonomi berjalan lebih tertib, adil, dan stabil.
Dalam ekonomi dasar, campur tangan pemerintah biasanya dapat dipahami melalui tiga peran penting, yaitu sebagai regulator, fasilitator, dan stabilisator.
Secara sederhana, pemerintah berperan sebagai pembuat aturan, penyedia fasilitas, dan penjaga kestabilan ekonomi.
Peran pertama pemerintah adalah sebagai regulator. Artinya, pemerintah membuat aturan agar kegiatan ekonomi tidak berjalan sembarangan.
Bayangkan pasar tanpa aturan. Pedagang bisa menaikkan harga sesuka hati, perusahaan besar bisa menekan usaha kecil, dan konsumen bisa dirugikan karena tidak ada perlindungan.
Karena itu, pemerintah membuat kebijakan agar hubungan antara produsen, penjual, dan pembeli tetap sehat.
Sebagai regulator, pemerintah membuat aturan seperti:
Contoh nyata di Indonesia adalah adanya Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU. Lembaga ini berperan mengawasi agar persaingan usaha tidak merugikan masyarakat dan tidak dikuasai oleh praktik monopoli atau persaingan tidak sehat. Dengan adanya pengawasan seperti ini, pasar diharapkan tetap adil bagi pelaku usaha dan konsumen.
Contoh lainnya adalah kebijakan pemerintah dalam menetapkan aturan harga, pajak, dan izin usaha. Misalnya, pelaku usaha makanan harus mengikuti standar keamanan pangan. Tujuannya bukan untuk mempersulit pedagang, tetapi agar konsumen terlindungi.
Baca juga: Dampak Negatif Inflasi bagi Masyarakat dan Perekonomian, Apa Saja?
Jadi, sebagai regulator, pemerintah bertugas membuat “rambu-rambu” dalam ekonomi. Seperti lalu lintas yang butuh lampu merah dan marka jalan, pasar juga butuh aturan agar tidak kacau.
Peran kedua pemerintah adalah sebagai fasilitator. Artinya, pemerintah menyediakan berbagai sarana agar kegiatan ekonomi masyarakat bisa berjalan lebih mudah.
Dalam ekonomi, orang tidak cukup hanya punya barang untuk dijual. Mereka juga butuh jalan, jembatan, pelabuhan, listrik, internet, pasar, irigasi, dan transportasi. Tanpa fasilitas tersebut, biaya produksi dan distribusi bisa menjadi mahal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Esaunggul.ac.id