Ibu Dewi Priyanti, sosok Kartini masa kini di warung sederhananya. (Ist)
INDOZONE.ID - Semangat Kartini hari ini tak hanya hadir dalam wacana, tetapi juga nyata dalam perjuangan perempuan yang terus berupaya mengubah hidup di tengah keterbatasan. Salah satunya terlihat dari kisah Ibu Dewi Priyanti, perempuan asal Solo yang merantau ke Jakarta demi memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.
Ia memulai dari nol sebagai penjaga warung kecil. Dengan keterampilan memasak yang dimiliki, Ibu Dewi perlahan mengembangkan usahanya dengan menambah variasi menu dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Perjalanan usahanya mulai berkembang setelah bergabung dengan program PNM Mekaar. Dari pembiayaan awal sebesar Rp2 juta, kini usahanya tumbuh hingga mendapat dukungan pembiayaan mencapai Rp10 juta.
Baca juga: Bukan Keterbatasan tapi Kekuatan: Kisah Ibu Ani, Difabel Tangguh yang Bertumbuh Bersama PNM
Namun, menurut Ibu Dewi, keberhasilan tersebut tidak hanya soal modal, melainkan juga keberanian dan konsistensi dalam menjalani usaha.
Selain fokus pada bisnis, ia juga aktif di lingkungan sosial sebagai Ketua Bank Sampah Unit (BSU) Kembangs. Peran ini menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya berkontribusi pada ekonomi keluarga, tetapi juga mampu mendorong perubahan di masyarakat.
Ibu Dewi mengaku perjalanan tersebut menjadi momen yang membanggakan. Tidak hanya usahanya berkembang, tetapi ia juga mendapat kesempatan untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary menyebut kisah seperti Ibu Dewi mencerminkan semangat Kartini masa kini, yakni keberanian perempuan untuk terus belajar dan berdaya.
“Yang tumbuh bukan hanya usahanya, tetapi juga kepercayaan diri dan keberanian untuk memberi dampak,” ujar Dodot.
PNM menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui pembiayaan, pendampingan, dan pelatihan, diharapkan semakin banyak perempuan prasejahtera yang mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Kisah Ibu Dewi menjadi contoh bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa perubahan besar, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release