Produk UMKM Rumah Yogurt Dworowati(Catleya Fauziah Putri).
INDOZONE.ID - Di Desa Wisata Edukasi Ngabab, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tumbuh sebuah industri rumahan yang mengolah susu segar berkualitas menjadi minuman sehat bernama susu pasteurisasi Dworowati.
UMKM Rumah Yogurt Dworowati, yang sudah berdiri sejak tahun 2007, menjadi pelopor pengolahan susu dengan teknik pasteurisasi di sana.
Metode ini menjaga kandungan nutrisi susu tetap tinggi sekaligus memenuhi standar keamanan pangan.
Proses pasteurisasi yang dilakukan dengan pemanasan terkontrol membuat susu tetap mengandung kalsium, vitamin A, B, dan mineral penting lainnya, sekaligus menghilangkan bakteri patogen berbahaya.
Baca juga: Fokus Melayani dengan Hati, Program Pemberdayaan PNM Perluas Dampak Sosial Sepanjang 2025
Hal ini menjadikan susu pasteurisasi Dworowati pilihan minuman sehat yang aman dikonsumsi oleh keluarga termasuk anak-anak dan ibu hamil tanpa tambahan bahan pengawet kimia, namun tetap menghadirkan cita rasa yang nikmat.
Setiap harinya, produksi susu pasteurisasi dilakukan dua kali.
Pada pagi hari, Dworowati mampu menghasilkan 600–1.500 kemasan, mulai dari cup kecil, cup besar, hingga kemasan botol sesuai permintaan.
Pada sore hari, produksi kembali dilakukan untuk menambah stok dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.
Distribusi produknya pun semakin meluas; saat ini Dworowati memasok ke berbagai wilayah seperti Kepanjen (±900 kemasan), Pakis (±3.000 kemasan), Ngawen Gresik (±4.000 kemasan), dan Gresik kota (±3.000 kemasan).
Susu pasteurisasi Dworowati dikenal dengan cita rasanya yang segar dan varian rasa yang beragam, mulai dari original, coklat, melon, hingga strawberry.
Produk ini tidak hanya diminati warga lokal, tetapi juga telah merambah berbagai outlet wisata dan kafe di sekitar Pujon, seperti Santera, Pemandian Dewisri, dan Kedai Dworowati Dinoyo.
Selain mengedepankan kualitas, UMKM Dworowati juga berperan besar dalam pemberdayaan peternak lokal Desa Ngabab dengan meningkatkan nilai jual susu segar dan membantu mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan