INDOZONE.ID - Perum Bulog melihat peluang besar pasar beras Indonesia di Arab Saudi, terutama untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia. Tingginya minat terhadap kualitas beras nasional dinilai membuka ruang ekspor yang lebih luas.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya telah melakukan survei langsung selama sepekan ke sejumlah kota di Arab Saudi, yakni Madinah, Makkah, dan Jeddah.
Ketiga kota tersebut menjadi pusat penyediaan konsumsi bagi jamaah haji Indonesia.
"Luar biasa antusiasmenya, alhamdulillah. Dari teman-teman yang ada di Saudi, itu kan kebetulan kami survei ke sana kemarin seminggu ke Madinah, Makkah serta Jeddah. Nah di sana kan banyak dapur-dapur yang akan mengelola makannya para jamaah haji Indonesia," ujar Rizal di Jakarta, dikutip Minggu (22/2/2026).
Ia mengungkapkan, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah menginstruksikan dapur penyedia makanan di Madinah dan Makkah untuk menggunakan beras premium asal Indonesia.
Baca juga: Bapanas Siapkan Penugasan Bulog Ekspor 2.280 Ton Beras untuk Kebutuhan Haji 2026
Kebijakan tersebut dinilai menjadi momentum strategis bagi Bulog untuk memperluas pasar ekspor.
"Syukur alhamdulillah dari Kementerian Haji dan Umrah RI sudah memerintahkan ke seluruh dapur-dapur di Madinah dan Makkah wajib untuk menggunakan beras Indonesia," kata Rizal.
Meski demikian, mekanisme ekspor dan kerja sama lanjutan masih menunggu pembahasan dalam rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
"Nah, ini kan nanti nunggu Rakortas dulu (yang diagendakan) Senin (23/2 red.)," ujarnya.
Baca juga: Kompleks Haji Makkah Tahap Awal Ditarget Tampung 22 Ribu Jemaah
Sebelumnya, Bulog telah menawarkan produk Beras Haji Nusantara kepada importir di Arab Saudi dalam kegiatan Bridging Supply and Service: Business Matching for Indonesian F&B Distributors and Hajj Catering Providers yang digelar Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah.
Rizal menyebut hasil pemaparan produk dan uji cita rasa bersama para importir mendapatkan tanggapan yang baik.
"Setelah pemaparan dan uji cita rasa bersama para importir, respons yang kami terima sangat baik dan cukup menarik minat mereka," katanya.
Bulog menilai respons positif tersebut menjadi sinyal awal peluang ekspor beras premium Indonesia untuk mendukung kebutuhan jamaah haji dan umrah di Arab Saudi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA