Kamis, 22 JANUARI 2026 • 11:27 WIB

Indonesia dan Inggris Teken Economic Growth Partnership, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

Author

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Secretary of State for Business and Trade (DBT) Inggris Peter Kyle MP (kanan) (ANTARA)

INDOZONE.ID - Pemerintah Indonesia resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Inggris lewat pembentukan Economic Growth Partnership (EGP), untuk perkuat hubungan bilateral kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Secretary of State for Business and Trade (DBT) Inggris Peter Kyle MP, menandatangani Arrangement between the Government of the United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland and the Government of the Republic of Indonesia to Establish and Economic Growth Partnership (EGP) di sela kunjungi Presiden Prabowo ke Inggris.

Baca juga: Cara Membersihkan Nama di OJK Agar Kembali Lolos BI Checking

Fondasi Kerja Sama Berbagai Sektor

Dikutip ANTARA, Airlangga menyebut bahwa kerja sama ini adalah fondasi untuk mendorong peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan, inovasi, dan investasi kedua negara.

"Dokumen kerja sama ekonomi strategis tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen kedua negara dalam membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan," ujar dia.

Kerja sama ini diharapkan bagi Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen per tahun.

Baca juga: Menaker Tegaskan Pengawasan Ketat Program Magang Nasional 2025, Sejumlah Perusahaan Ditegur

Selain itu, penandatanganan kerja sama ekonomi menjadi salah satu pilar utama dalam Accord for a New Indonesia-United Kingdom Strategic Partnership, yang dikeluarkan oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Inggris.

Airlangga juga menyebut, perjanjian tersebut dirancang untuk jadi kerangka praktis, serta berorientasi pada para pelaku usaha. 

Kerja sama meliputi energi bersih, keuangan, ekonomi digital, pendidikan, infrastruktur dan transportasi, kesehatan dan life science, pertanian dan pangan, penguatan rantai pasok, serta perdagangan dan sustainable development.

Baca juga: Kemenperin Percepat Sertifikasi Halal untuk Industri Kecil dan Menengah

Inggris sebagai Mitra Strategis di Eropa

Airlangga mengungkapkan, Inggris adalah salah satu mitra strategis Indonesia di Eropa. Pada tahun 2024, nilai perdagangan kedua negara mencapai 2,78 miliar USD. Perdagangan tersebut juga menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2020.

Selain itu, realisasi investasi Inggris di Indonesia pada triwulan III 2025 mencapai 402,6 juta USD pada sektor pertambangan, industri pangan, pertanian, serta kawasan industri dan jasa. 

Dalam kesempatan yang sama, Secretary Kyle menyebut bahwa kerja sama ini adalah komitmen antara pemerintah Inggris dan Indonesia, khususnya memperkuat hubungan bilateral. Ia juga mengatakan kedua negara bisa membuka peluang kolaborasi lebih luas.

Baca juga: Mengenal Rekening Giro: Pengertian, Fungsi, dan Bedanya dengan Tabungan Biasa

Baik Airlangga maupun Kyle menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris merupakan momen penting, khususnya menjadi tanda kuatnya hubungan kedua negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU