INDOZONE.ID - Platform perdagangan aset digital mulai melakukan pembaruan sistem di tengah kondisi pasar yang semakin fluktuatif. Salah satunya melakukan pembaruan matching engine dan API untuk meningkatkan kecepatan pemrosesan order.
Dengan sistem baru tersebut, strategi trading otomatis bisa berjalan optimal walau terjadi lonjakan volume transaksi di jam-jam sibuk. Selain itu, sistem ini juga bisa membantu mengendalikan risiko terhadap aktivitas abnormal di dalam platform.
Chief Operating Officer Catcrs Block Holding, Farid Hakim, mengatakan, tantangan terbesar sebuah platform trading biasanya muncul saat pasar mengalami lonjakan atau penurunan harga secara drastis.
Baca juga: ATM Bitcoin Raksasa Dunia Bangkrut, Ribuan Mesin Kripto Tutup Mendadak
Dalam kondisi tersebut, arus order dapat meningkat sangat tinggi dalam waktu singkat dan berpotensi mengalami gangguan sistem.
“Yang paling ditakuti pengguna sebenarnya bukan hanya kerugian, tetapi ketika mereka ingin bertindak namun sistem tidak merespons. Karena itu, upgrade matching engine dan API ini kami siapkan untuk menghadapi momen-momen krusial seperti itu,” ucapnya di Jakarta.
Dia menambahkan, pembaruan sistem ini membawa peningkatan signifikan pada antrean order, efisiensi pencocokan transaksi (matching), hingga pengendalian latency. Ia juga ingin memastikan aktivitas trading bisa tetap berjalan optimal di tengah tingginya volatilitas pasar.
Baca juga: Kripto vs Saham Mana yang Lebih Cuan? Ini Perbandingan Risiko dan Potensinya
“Kami memastikan pengguna dapat merasakan pengalaman trading yang lebih stabil dan responsif, terutama pada saat pasar bergerak sangat cepat,” imbuh Farid.
Adanya sistem seperti ini, Farid yakin bahwa pengguna bisa tetap fokus menjalankan strategi trading tanpa hambatan gangguan teknis. Terlebih di situasi ekonomi yang tidak menentu, yang membuat emosi pasar tiba-tiba memanas.
“Ketika emosi pasar sedang memanas, sistem seharusnya membantu pengguna menjaga keteraturan, bukan justru menambah frustrasi. Itu yang ingin kami bangun melalui upgrade ini,” tutup Farid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: