Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 APRIL 2026 • 14:46 WIB

Kemenperin Latih IKM Jualan Online, Ini Target dan Datanya

Kemenperin Latih IKM Jualan Online, Ini Target dan DatanyaMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok. Humas Kemenperin)

INDOZONE.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar Workshop e-Smart IKM dan Literasi Digital pada 1 April 2026 di Kabupaten Badung, Bali, diikuti 80 pelaku usaha lokal.

Program ini bagian dari upaya mendorong IKM Indonesia bersaing di pasar digital yang nilai transaksinya sudah tembus Rp1.192,8 triliun pada 2025.

Data dari laporan Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat nilai transaksi e-commerce Indonesia sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp1.192,8 triliun atau setara USD71 miliar.

Sementara pengguna internet Indonesia sudah menyentuh 229,43 juta orang berdasarkan survei APJII 2025.

Baca juga: Kemenperin Bentuk LSP TKDN, Verifikator Kini Harus Bersertifikat

Baca juga: Industri Halal Indonesia Tembus USD50 Miliar, Kemenperin Genjot IKM

Masalahnya, banyak pelaku IKM masih belum memanfaatkan potensi ini secara optimal. Di sinilah Kemenperin masuk.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemerintah konsisten melaksanakan program peningkatan literasi digital bagi IKM untuk membantu para pelaku IKM menggunakan.

"Dan memanfaatkan pemasaran digital agar dapat memperluas jangkauan pasar," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Indozone, Selasa (7/4/2026).

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menyebut pemasaran digital bukan pilihan lagi.

"Pemasaran digital merupakan suatu keharusan bagi pelaku usaha, khususnya IKM, karena memiliki keunggulan dibandingkan pemasaran konvensional," katanya.

Materi yang diajarkan meliputi strategi pemasaran digital, teknik fotografi produk, hingga optimalisasi di marketplace. Praktis, bukan teori semata.

Reni menjelaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI kini jadi bagian dari strategi pemasaran yang diajarkan.

"AI memungkinkan pelaku usaha melakukan personalisasi promosi sesuai preferensi konsumen, memprediksi tren pasar, serta menganalisis perilaku pelanggan dengan lebih akurat, sehingga efektivitas pemasaran dapat meningkat secara signifikan," imbuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Kemenperin

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemenperin Latih IKM Jualan Online, Ini Target dan Datanya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!