Ilustrasi tykar mata uang asing di money changer. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Menukar uang di money changer biasanya jadi langkah yang perlu dilakukan sebelum pergi ke luar negeri, berangkat umrah atau haji, atau sekadar menyimpan mata uang asing.
Walau kelihatannya simpel, proses penukaran uang tetap perlu dilakukan dengan teliti supaya aman dan tidak merugikan.
Sebelum datang ke tempat penukaran, ada baiknya kamu pahami bagaimana cara menukar uang di money changer serta apa saja syarat yang perlu disiapkan.
Dengan begitu, prosesnya bisa berjalan lebih lancar dan kamu juga punya peluang mendapatkan kurs yang menguntungkan.
Baca juga: 5 Cara Menghasilkan Uang dari CapCut, Modal Edit Bisa Jadi Cuan!
Money changer yang punya izin resmi biasanya menawarkan layanan penukaran valuta asing dengan proses yang praktis. Selain itu, transaksinya juga lebih aman karena berada di bawah pengawasan Bank Indonesia.
Beberapa alasan kenapa banyak orang memilih menukar uang di money changer antara lain:
Dengan memahami cara kerjanya, kamu bisa lebih tenang saat menukar uang sekaligus berpeluang mendapatkan nilai tukar yang lebih menguntungkan.
Baca juga: Perbedaan Paylater dan Kartu Kredit yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Pakai
Secara umum, proses menukar uang di money changer tidak terlalu rumit. Berikut beberapa langkah yang biasanya dilakukan.
Saat menukar uang, kamu biasanya diminta menunjukkan identitas seperti KTP, paspor, atau SIM. Identitas ini biasanya diperlukan jika transaksi dilakukan dalam jumlah tertentu.
Sebelum datang langsung, kamu juga bisa mencoba mengecek stok mata uang lewat telepon atau situs resmi money changer. Cara ini cukup membantu untuk memastikan mata uang yang kamu cari memang tersedia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bank Muamalat (bankmuamalat.co.id)