Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 11:00 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, Wakil Ketua Komisi VII Fokus pada Pengembangan IKM Grobogan

Perkuat Ekonomi Daerah, Wakil Ketua Komisi VII Fokus pada Pengembangan IKM GroboganWakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty saat pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil di Jawa Tengah di Hotel Grand Master Grobogan, Sabtu (29/11/2025). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.)

INDOZONE.ID - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mendorong penguatan wirausaha baru di Kabupaten Grobogan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar bersama Kementerian Perindustrian. Ia menjelaskan bahwa Grobogan dipilih sebagai pusat kegiatan karena merupakan daerah pemilihannya sekaligus memiliki potensi ekonomi besar di berbagai sektor.

 "Kegiatan bimtek tersebut dipusatkan di Grobogan karena daerah ini merupakan wilayah daerah pemilihan (Dapil) dan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar diberbagai sektor," ujarnya saat membuka acara Bimtek di Hotel Grand Master Grobogan seperti yang dikutip dari ANTARA.

Evita menilai potensi Grobogan tidak hanya bertumpu pada pertanian, tetapi juga sektor lain yang dapat tumbuh menjadi wirausaha baru. Karena itu, Bimtek dibagi menjadi tiga bidang—batik, pengolahan makanan, dan bengkel roda dua—di mana peserta mendapatkan pelatihan sekaligus perlengkapan usaha. 

"Peserta akan dibekali keterampilan dan juga peralatan. Misalnya kelompok bengkel, mereka bisa langsung buka usaha karena mendapat perlengkapan masing-masing,” katanya.

Baca juga: Tak Hanya Gali Mineral, Sektor Tambang Juga Gali Potensi Ekonomi Daerah

Ia menegaskan bahwa pengembangan wirausaha harus didukung permodalan, peningkatan kualitas SDM, hingga penguasaan teknologi. Bank Jateng pun dihadirkan untuk menawarkan solusi pembiayaan melalui program seperti KUR. Namun menurutnya, pemasaran tetap menjadi tantangan utama bagi pelaku industri kecil. 

"Produksi yang baik kalau tidak didukung pemasaran yang tepat sasaran ya tidak ada gunanya. Ini yang harus terus ditingkatkan, termasuk pemanfaatan teknologi digital,” ucapnya.

Evita juga menjelaskan besarnya kontribusi industri kecil terhadap perekonomian nasional, yang mencapai lebih dari 99 persen dari total industri dan menyerap sekitar 13 juta tenaga kerja. Di Jawa Tengah terdapat lebih dari 887 ribu industri kecil, sementara Grobogan memiliki 18.805 unit yang masih memiliki ruang pengembangan luas. 

"Grobogan punya banyak komoditas unggulan mulai dari jagung, padi, kedelai, hingga olahan pangan seperti tahu, tempe, kecap, pakan ternak, hingga sirup melon. Peluang usaha ini bisa terus diperluas,” ujarnya. Ia berharap Bimtek dapat menjadi langkah awal agar produk lokal Grobogan makin kompetitif hingga ke pasar global.

Baca juga: Gerakkan Ekonomi Daerah,  Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Siswa Jateng Gemar Makan Ikan

Dalam kesempatan yang sama, Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Ditjen IKMA Kemenperin, Budi Setiawan, menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru yang semakin berkembang. 

"Harapannya, mereka bisa naik kelas untuk memenuhi spesifikasi yang menghasilkan produk yang berkualitas yang tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, melainkan hingga pasar nasional," ujarnya. 

Ia juga menyebut pemerintah memberikan bantuan alat seperti kompresor untuk bengkel, mixer dan alat pengering untuk makanan olahan, serta alat cap dan kompor listrik untuk kerajinan batik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perkuat Ekonomi Daerah, Wakil Ketua Komisi VII Fokus pada Pengembangan IKM Grobogan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!