Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 11 NOVEMBER 2025 • 12:40 WIB

Minat Tinggi dari Kroasia, Pemerintah Siapkan Strategi Perkuat Penempatan Pekerja Migran

Minat Tinggi dari Kroasia, Pemerintah Siapkan Strategi Perkuat Penempatan Pekerja MigranMenteri Luar Negeri Sugiono pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

INDOZONE.ID - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa tingginya permintaan dari Kroasia menjadi salah satu pendorong utama bagi pemerintah untuk meningkatkan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di negara tersebut.

Usai bertemu Menteri Luar Negeri Kroasia, Gordan Grlic-Radman, di Jakarta, Sugiono menjelaskan bahwa Kroasia secara khusus memilih tenaga kerja Indonesia karena alasan kedekatan budaya dan reputasi profesionalisme yang sudah dikenal luas.

“Mereka memiliki kebutuhan tersebut dan beberapa kali menyampaikan bahwa mereka memilih tenaga kerja dari Indonesia karena secara kultur juga tidak terlalu banyak perbedaan, banyak hal yang mirip,” ujar Sugiono.

Baca juga: Kisah Lisa Widyawati, dari Mantan Pekerja Migran Korban Penipuan hingga Jadi Pengusaha Ecoprint

Ia menilai kondisi ini sebagai peluang strategis bagi Indonesia. Kawasan Balkan, termasuk Kroasia, tengah mengalami kekurangan tenaga kerja terampil di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, hospitality, hingga caregiver. Pemerintah pun bertekad memaksimalkan peluang pasar tenaga kerja tersebut.

Hingga 2024, jumlah PMI di Kroasia masih relatif kecil, yakni sekitar 344 orang, jauh tertinggal dibandingkan pekerja migran Filipina yang mencapai 14.000 orang. Meski demikian, potensi pertumbuhan dinilai sangat besar.

Sugiono mengakui bahwa tantangan utama dalam peningkatan penempatan PMI adalah kemampuan berbahasa.

Baca juga: PNM dan Menko PM Perkuat Kompetensi Pekerja Migran Menuju Indonesia Emas 2045

Untuk itu, pemerintah tengah mempersiapkan pendekatan komprehensif bagi calon pekerja, termasuk pelatihan keterampilan teknis dan kompetensi bahasa.

“Membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan dan kemampuan bahasa yang baik, inilah yang akan kami lakukan,” kata Sugiono.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap Indonesia dapat memenuhi tingginya permintaan tenaga kerja terampil di Kroasia dan kawasan Balkan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para PMI di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Minat Tinggi dari Kroasia, Pemerintah Siapkan Strategi Perkuat Penempatan Pekerja Migran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!