Minggu, 19 APRIL 2026 • 14:00 WIB

6 Cara Beli Saham Luar Negeri dan Risikonya, Pemula Wajib Tahu!

Author

cara memebeli saham luar negeri (freepik)

INDOZONE.ID - Pernah kepikiran punya saham perusahaan luar negeri yang sering kamu pakai produknya? 

Sekarang, beli saham luar negeri bukan lagi hal yang rumit, bahkan bisa dilakukan langsung dari Indonesia.

Namun, di balik peluang cuan yang menarik, tetap ada risiko yang perlu kamu pahami sejak awal.

Nah, biar nggak salah langkah, penting banget tahu cara beli saham luar negeri yang benar sekaligus risikonya: 

1. Pilih Broker Internasional yang Tepercaya

Langkah pertama, kamu perlu memilih broker yang memang menyediakan akses ke pasar saham luar negeri.

Era sekarang sudah banyak broker yang bisa digunakan untuk beli saham di Amerika, Jepang, hingga Korea.

Pastikan broker tersebut aman, punya izin resmi, dan menawarkan layanan yang jelas.

Dengan broker yang tepat, kamu jadi lebih mudah masuk ke pasar global.

2. Gunakan Aplikasi Trading yang Nyaman

Setelah itu, unduh aplikasi trading dari broker pilihanmu.

Lewat aplikasi ini, kamu bisa memantau pergerakan saham, melihat saldo, sekaligus melakukan transaksi kapan saja.

Pilih aplikasi yang tampilannya simpel dan mudah dipahami, terutama kalau kamu masih pemula.

3. Buka Rekening Saham Luar Negeri

Sama seperti investasi lokal, kamu juga perlu membuka rekening saham.

Prosesnya sekarang sudah serba online, jadi lebih praktis.

Baca juga: 7 Aplikasi Beli Saham yang Aman di Indonesia untuk Pemula

Biasanya kamu hanya perlu mengisi data diri dan mengunggah dokumen seperti paspor.

Setelah itu rekening saham luar negeru akan aktif dan kamu sudah siap mulai investasi.

4. Siapkan dan Setorkan Modal

Sebelum membeli saham, tentu kamu harus menyiapkan dana terlebih dahulu.

Lakukan deposit sesuai ketentuan minimal dari broker.

Pastikan juga metode transfernya aman dan mendukung pengiriman ke luar negeri.

Mulai dari nominal yang sesuai kemampuan, nggak perlu langsung besar. 

5. Analisis Saham Sebelum Beli

Jangan asal beli, penting untuk kamu memahami dulu saham yang kamu incar.

Cek kinerja perusahaan lewat laporan keuangan, berita terbaru, dan tren pasar global.

Baca juga: Mengenal Delisting Saham dan Cara Investor Menyikapinya, Jangan Langsung Panik!

Dari sini, kamu bisa menilai apakah saham tersebut punya potensi atau justru berisiko tinggi.

6. Mulai Transaksi dengan Strategi yang Tepat

Kalau sudah yakin, kamu bisa mulai membeli saham.

Ada beberapa startegi yang umum digunakan, seperti market order (beli di harga pasar saat itu) atau limit order (menentukan harga sendiri).

Selain itu, kamu juga bisa pakai strategi lainnya, misalnya beli saat harga mulai naik (breakout), beli saat harga turun lalu berbalik naik (retracement), atau beli di kondisi harga yang dianggap aman.

Intinya, jangan asal ikut tren dan pastikan semua keputuskan kamu tetap punya strategi.

Risiko Beli Saham Luar Negeri

Meski terlihat menjanjikan, investasi saham luar negeri tetap punya risiko yang perlu kamu pahami sejak awal. Supaya nggak kaget di tengah jalan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan berikut ini: 

pergerakan nilai tukar mata uang

Selain harga saham, keuntunganmu juga dipengaruhi oleh kurs.

Perubahan nilai rupiah terhadap mata uang asing bisa membuat hasil investasi ikut naik atau justru berkurang.

kondisi ekonomi dan politik global

Situasi dunia yang tidak stabil, seperti perubahan kebijakan atau konflik internasional, bisa memengaruhi pasar saham dan membuat harganya naik turun dengan cepat.

perbedaan regulasi dan pajak di negara tujuan

Setiap negara punya aturan yang berbeda, termasuk soal pajak dividen dan capital gain.

Memahami hal ini penting agar kamu bisa menghitung potensi keuntungan dengan lebih realistis dan terhindar dari kesalahan.

 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Investopedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU