Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 17:25 WIB

Waspada Saham Gorengan! Ini Ciri-ciri, Risiko, dan Tips Menghindarinya

Author

ilustrasi memahami grafik saham agar terhinda saham gorengan ( Freepik)

INDOZONE.ID - Dunia investasi saham memang menjanjikan cuan, tapi juga menyimpan jebakan yang perlu diwaspadai, salah satunya fenomena saham gorengan. 

Saham gorengan adalah praktik manipulasi harga saham yang sengaja dimainkan pihak tertentu agar harganya naik drastis dalam waktu singkat. 

Di balik lonjakan harga yang menggoda, saham jenis ini sering kali tidak didukung kinerja perusahaan yang sehat. 

Nah, banyak investor pemula tergiur karena takut ketinggalan momen, tanpa sadar sedang masuk ke permainan berisiko tinggi.Ketika aksi manipulasi selesai, harga saham bisa anjlok tajam dan meninggalkan kerugian besar. 

Oleh karena itu, penting bagi investor pemula untuk memahami ciri-ciri, risiko, dan cara menghindari saham gorengan sejak awal, berikut penjelasannya.

Baca juga: Buyback Saham Adalah: Arti, Tujuan, Dampak ke Harga Saham, dan Aturan Hukumnya

Ciri-ciri Saham Gorengan

Saham gorengan umumnya punya pola yang bisa dikenali sejak awal, terutama dari pergerakan harganya. Beberapa ciri yang perlu kamu waspadai antara lain:

  • Likuiditas rendah, terlihat dari volume perdagangan harian yang awalnya sepi, lalu tiba-tiba melonjak secara tidak wajar.
  • Harga naik drastis tanpa dasar yang jelas di mana lonjakan harga tidak dibarengi kabar positif, kinerja keuangan yang membaik, atau sentimen fundamental yang kuat.
  • Volatilitas sangat tinggi, sehingga harga bisa naik dan turun tajam dalam waktu singkat tanpa pola yang masuk akal.

Risiko Saham Gorengan bagi Investor

Berinvestasi di saham gorengan tergolong sangat berisiko, terutama bagi investor pemula. 

Setelah aksi manipulasi selesai, harga saham biasanya jatuh tajam dan membuat investor yang telat keluar menanggung kerugian besar. 

Selain itu, saham jenis ini umumnya tidak ditopang fundamental perusahaan yang sehat, sehingga peluang pertumbuhan jangka panjangnya sangat terbatas. 

Pergerakan harga yang ekstrem juga menyulitkan investor menentukan waktu jual dan beli yang tepat. 

Tak jarang, saham gorengan masuk dalam pengawasan otoritas pasar modal dan berisiko terkena suspensi, yang membuat dana investor tertahan dan tidak bisa diperdagangkan.

Dampak Bagi Stabilitas Pasar 

Tentu keberadaan saham gorengan dapat mengganggu stabilitas pasar karena pergerakan harganya yang tidak mencerminkan kondisi fundamental perusahaan sesungguhnya. 

Lonjakan dan penurunan harga yang ekstrem berpotensi menciptakan volatilitas semu, sehingga pasar menjadi kurang efisien dan sulit diprediksi. 

Kondisi ini juga dapat menurunkan kepercayaan investor, terutama investor ritel, terhadap mekanisme pasar modal secara keseluruhan.

Selain itu, aktivitas manipulatif pada saham gorengan bisa menarik spekulan jangka pendek dan mengalihkan dana dari saham-saham berkualitas. 

Jika dibiarkan, fenomena ini berisiko menciptakan iklim investasi yang tidak sehat dan merugikan stabilitas pasar dalam jangka panjang.

Baca juga:  Dalami Pidana Saham Gorengan Buat IHSG Anjlok, Bareskrim Pastikan Penanganan Profesional

Cara Menghindari Saham Gorengan 

Nah, agar kamu tidak terjebak dengan saham jenis ini, berikut cara menghindarinya: 

  1. Pelajari fundamental perusahaan sebelum membeli saham dengan mengecek laporan keuangan, laba, utang, dan prospek bisnis agar tidak asal ikut tren.
  2. Perhatikan likuiditas saham dan hindari saham dengan volume transaksi harian yang rendah karena lebih mudah dimanipulasi.
  3. Waspadai kenaikan harga yang tidak wajar tanpa didukung berita atau kinerja perusahaan yang jelas.
  4. Lakukan diversifikasi portofolio dengan menyebar dana ke beberapa saham untuk mengurangi risiko kerugian besar.
  5. Gunakan sumber informasi tepercaya seperti laporan analis dan berita resmi, serta hindari rumor yang tidak jelas asalnya.
  6. Manfaatkan analisis teknikal untuk membaca pola pergerakan harga dan volume agar tanda manipulasi bisa terdeteksi lebih awal.

Pada akhirnya, investasi yang aman bukan soal cepat untung, tapi tentang keputusan yang matang dan berbasis data.

Dengan memahami saham gorengan dan risikonya, kamu bisa melindungi dana investasi sekaligus membangun portofolio yang lebih sehat untuk jangka panjang.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Brights

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU