Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 10:31 WIB

Perdagangan Crypto Melesat di 2025! Banyak Fitur yang Trader Makin Fleksibel Cari Cuan

Author

Ilustrasi crypto. (Freepik)

INDOZONE.ID – Dunia perdagangan crypto di tahun 2025 terus mengalami perkembangan pesat. Salah satu buktinya dari Pintu Futures, yang memberikan pengalaman trading yang lebih aman dan fleksibel bagi para trader derivatif crypto.

Dua fitur tersebut adalah Adjustable Leverage dan Initial Margin Buffer, inovasi yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan sekaligus memberi kendali lebih besar bagi pengguna.

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad menjelaskan, banyak masukan dari pengguna untuk menambahkan kemudahan berinvestasi. Bahkan banyak fitur baru yang ditawarkan kepada investor untuk menambah cuan.

“Mereka bisa memanfaatkan fitur yang fleksibel Adjustable Leverage dan juga fitur Initial Margin Buffer untuk mengurangi risiko trading derivatif crypto,” katanya di Jakarta. 

Baca juga: Cuan Crypto Bisa Tembus 25% hingga November, Gimana Caranya?


Fleksibilitas Penuh Lewat Adjustable Leverage

Pintu Futures

Melalui fitur Adjustable Leverage, pengguna kini dapat mengatur leverage mulai dari 1x hingga 25x, sesuai dengan strategi dan tingkat risiko yang ingin diambil.

“Fleksibilitas ini memberikan pengguna kendali penuh untuk menyesuaikan strategi tradingnya dengan tingkat risiko dan potensi keuntungan yang ingin diinginkan,” tambahnya.

Baca juga: 5 Fakta Mengagumkan di Balik Sosok Timothy Ronald, Miliarder Muda yang Dijuluki Raja Crypto

Initial Margin Buffer

Sementara itu, fitur Initial Margin Buffer dirancang untuk mengunci margin lebih banyak secara otomatis. Sehingga membantu mengurangi risiko likuidasi yang sering kali menjadi momok bagi trader futures.

“Fitur ini membuat trading futures menjadi lebih terkendali,” ujar Iskandar.

Lonjakan Aktivitas Trading di 2025

Bahkan di 2025 ini performa crypto di tahun 2025 juga menunjukkan tren positif. 

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap perdagangan derivatif crypto di Indonesia.

“Secara quarter-on-quarter (QoQ) volume trading Pintu Futures pada kuartal-III 2025 mengalami peningkatan hampir 200%, diikuti dengan penambahan pengguna baru dan pengguna aktif yang juga naik hingga 20%,” ungkap Iskandar.

Derivatif Crypto Tembus Rp73,8 Triliun

Mengutip data dari Bursa Kripto CFX, sepanjang September 2024 hingga September 2025, nilai transaksi derivatif crypto di Indonesia mencapai Rp73,8 triliun.


Tercatat ada 192 kontrak yang dapat diperdagangkan, dengan BTCUSDT-PERP, ETHUSDT-PERP, SOLUSDT-PERP, PEPEUSDT-PERP, dan XRPUSDT-PERP menjadi lima kontrak paling aktif selama setahun terakhir.

Tren ini memperlihatkan bahwa perdagangan derivatif crypto semakin diterima di pasar lokal, meski tetap memerlukan pemahaman yang matang.

Edukasi Jadi Kunci

Iskandar juga menekankan pentingnya edukasi dan pengelolaan risiko sebelum terjun ke dunia derivatif crypto.

“Perlu diingat dengan cermat bahwa perdagangan derivatif crypto punya risiko tinggi sehingga penting sebelum memulai trading derivatif crypto dapat memahami konsep-konsep dasar, manajemen risiko, dan menggunakan uang dingin,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU