Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 06 SEPTEMBER 2025 • 14:22 WIB

Emas atau Reksadana: Mana sih yang Lebih Bikin Cuan? Berikut Kelebihan dan Kekurangannya

Emas atau Reksadana: Mana sih yang Lebih Bikin Cuan? Berikut Kelebihan dan KekurangannyaIlutrasi emas (freepik)

INDOZONE.ID - Selama bertahun-tahun, emas diniliai sebagai instrumen investasi yang paling aman dan menguntungkan. Banyak investor menyebut emas sebagai “save heaven”, dengan alasan nilainya yang selalu terjaga.

Harga emas ini biasanya suka berbanding terbalik dengan kondisi perekonomian dunia pada umumnya. Saat kondisi ekonomi membaik, harga emas justru cenderung menurun. Namun, saat kondisi ekonomi tidak pasti, harga emas justru cenderung naik.

Baca juga: Mengapa Bitcoin Dianggap Tahan Inflasi? Ini Penjelasannya

Selain emas, instrumen investasi yang semakin populer dan cenderung aman pergerakannya yaitu reksadana. Investasi reksadana ini bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan dengan modal yang cukup terjangkau. 

Gak heran, kalau banyak masyarakat saat ini makin melek keuangan dan investasi. Ditambah informasi yang lebih mudah untuk didapatkan. 

Baca juga: Mengapa Bitcoin Dianggap Tahan Inflasi? Ini Penjelasannya

Tapi banyak yang masih bingung untuk memilih di antara keduanya. Untuk memantapkan pilihan, kamu harus mengetahui kelebihan dan kekurangan keduanya.

Dengan cara ini, baik investasi emas atau reksadana, kamu akan lebih paham keuntungan dan risiko yang didapat.

Investasi Emas

Investasi ini banyak disukai oleh orang-orang sejak dulu. Emas digunakan untuk menabung mengganti uang. Banyak orang menyimpan emas dalam bentuk perhiasan. Namun,  saat ini banyak orang lebih suka membeli emas batangan.

Baca juga: Mentan Sebut Proyeksi Produksi Beras Nasional Surplus hingga Oktober

Investasi emas tidak pernah sepi dan bakal selalu dicari. Investasi ini juga dinilai cocok untuk pemula, karena risiko yang terbilang rendah. Sementara itu, emas memiliki likuiditas tinggi, mudah dijual atau dibeli kapanpun.

Kelebihan Investasi Emas

  • Mudah dicairkan karena likuiditas tinggi
  • Bisa sebagai aset jaminan
  • Salah satu instrumen investasi yang praktis
  • Kenaikan harga cenderung stabil, cocok sebagai pelindung kekayaan efek inflasi
  • Risiko jangka panjang yang rendah

Baca juga: Membahas Kesiapan SDM Indonesia di IHCBS 2025

Kekurangan Investasi Emas

  • Harga naik cenderung melambat
  • Risiko kehilangan fisik seperti pencurian
  • Ketika beli atau jual perlu membayar biaya spread tinggi (perbedaan harga beli dan jual)

Baca juga: Diskusi Strategis SDM dalam Hadapi Transformasi Ekonomi di IHCBS 2025

Investasi Reksadana 

Mungkin kamu sudah gak asing dengan instrumen investasi yang satu ini, tapi masih banyak juga yang belum paham. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bareksa.com, Ocbc.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Emas atau Reksadana: Mana sih yang Lebih Bikin Cuan? Berikut Kelebihan dan Kekurangannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!