Ilustrasi Investasi Meski Punya Utang. (Freepik)
INDOZONE.ID - Punya utang tidak berarti kamu sulit investasi. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terlebih dahulu agar kondisi keuangan tetap sehat dan tidak makin terbebani.
Jika masih memiliki utang konsumtif dengan bunga tinggi, seperti kartu kredit dengan bunga lebih dari 20 persen per tahun, sebaiknya fokus melunasi utang terlebih dahulu sebelum mulai berinvestasi.
Baca juga: Plastik Pelindung Emas ANTAM Dicopot, Apakah Emasnya Masih Laku Dijual?
Alasannya, cukup sulit menemukan instrumen investasi yang mampu memberikan imbal hasil setinggi itu secara konsisten.
Menggunakan dana ekstra untuk membayar utang biasanya lebih menguntungkan karena dapat mengurangi beban bunga dan membuat arus kas lebih longgar.
Meski begitu, menunda investasi bukan berarti berhenti belajar. Kamu tetap bisa mempelajari dasar-dasar investasi, membuat simulasi keuangan, hingga membangun pola pikir investor agar lebih siap ketika kondisi finansial sudah stabil.
Investasi bisa mulai dipertimbangkan apabila kondisi keuangan sudah lebih terkendali, seperti:
Jika ketiga kondisi tersebut sudah terpenuhi, investasi dapat dilakukan sambil tetap mencicil utang dengan pengaturan porsi yang tepat.
Baca juga: Kemenhut Buka Peluang Investasi Karbon Global Lewat Regulasi Baru
Salah satu panduan sederhana yang bisa digunakan adalah prinsip 30/30/40:
Dengan pembagian tersebut, kamu tetap bisa membangun aset tanpa mengabaikan kewajiban finansial yang ada.
Jika memiliki lebih dari satu utang, fokuslah melunasi utang yang bunganya paling besar terlebih dahulu.
Strategi ini dikenal sebagai debt avalanche dan dapat membantu mengurangi total biaya bunga dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Heygotrade.com