ilustrasi memahami grafik saham agar terhinda saham gorengan ( Freepik)
INDOZONE.ID - Dunia investasi saham memang menjanjikan cuan, tapi juga menyimpan jebakan yang perlu diwaspadai, salah satunya fenomena saham gorengan.
Saham gorengan adalah praktik manipulasi harga saham yang sengaja dimainkan pihak tertentu agar harganya naik drastis dalam waktu singkat.
Di balik lonjakan harga yang menggoda, saham jenis ini sering kali tidak didukung kinerja perusahaan yang sehat.
Nah, banyak investor pemula tergiur karena takut ketinggalan momen, tanpa sadar sedang masuk ke permainan berisiko tinggi.Ketika aksi manipulasi selesai, harga saham bisa anjlok tajam dan meninggalkan kerugian besar.
Oleh karena itu, penting bagi investor pemula untuk memahami ciri-ciri, risiko, dan cara menghindari saham gorengan sejak awal, berikut penjelasannya.
Baca juga: Buyback Saham Adalah: Arti, Tujuan, Dampak ke Harga Saham, dan Aturan Hukumnya
Saham gorengan umumnya punya pola yang bisa dikenali sejak awal, terutama dari pergerakan harganya. Beberapa ciri yang perlu kamu waspadai antara lain:
Berinvestasi di saham gorengan tergolong sangat berisiko, terutama bagi investor pemula.
Setelah aksi manipulasi selesai, harga saham biasanya jatuh tajam dan membuat investor yang telat keluar menanggung kerugian besar.
Selain itu, saham jenis ini umumnya tidak ditopang fundamental perusahaan yang sehat, sehingga peluang pertumbuhan jangka panjangnya sangat terbatas.
Pergerakan harga yang ekstrem juga menyulitkan investor menentukan waktu jual dan beli yang tepat.
Tak jarang, saham gorengan masuk dalam pengawasan otoritas pasar modal dan berisiko terkena suspensi, yang membuat dana investor tertahan dan tidak bisa diperdagangkan.
Tentu keberadaan saham gorengan dapat mengganggu stabilitas pasar karena pergerakan harganya yang tidak mencerminkan kondisi fundamental perusahaan sesungguhnya.
Lonjakan dan penurunan harga yang ekstrem berpotensi menciptakan volatilitas semu, sehingga pasar menjadi kurang efisien dan sulit diprediksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Brights