Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 18 OKTOBER 2025 • 16:03 WIB

5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi pada Investor Saham Pemula, Bisa Bikin Rungkad

5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi pada Investor Saham Pemula, Bisa Bikin RungkadIlustrasi orang bermain saham (freepik)

INDOZONE.ID - Investasi merupakan suatu penanaman modal atau aset yang diharapkan bisa mendapatkan keuntungan pada masa depan. Sehingga bisa meningkatkan kekayaan dari waktu ke waktu.

Investasi ini bisa dilakukan secara jangka panjang maupun pendek, dengan berbagai instrumennya seperti saham, obligasi, reksadana, dan lainnya. Masing-masing instrumennya pun punya potensi dan risiko yang berbeda. 

Saham merupakan salah satu instrumen yang paling umum dan efektif buat jangka panjang. Dengan potensi keuntungan yang cukup besar, saham juga mempunyai risiko yang gak boleh diabaikan.

Baca juga: Indodax: Industri Kripto Beri Ruang Inovasi dan Pleuang Penguatan Ekonomi Digital

Namun, bagi investor saham pemula sering banget melakukan kesalahan yang justru bisa merugikan secara finansial. Kesalahan ini seperti kurangnya pemahaman, hanya ikut-ikutan tren tanpa analisis jelas, hingga keputusan terlalu cepat dengan emosi. 

Berikut beberapa kesalahan yang paling umum terjadi pada investor pemula.

5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Pada Investor Pemula

Baca juga: Gen Z Perlu Dibekali Literasi Digital Soal Risiko Keuangan: Waspada Pinjol Ilegal dan Fraud Keuangan

1. Gak Punya Tujuan Investasi Jelas

Banyak investor pemula beli saham tanpa tahu tujuannya untuk apa. Padahal, investasi itu harus punya tujuan yang jelas, misalnya untuk dana pendidikan, pensiun, atau beli rumah.

Oleh karena itu, wajib banget buat kamu menentukan dari awal apa tujuan investasi saham tersebut. Selain itu, kamu juga bisa menentukan portofolio yang lebih seimbang antara risiko dan potensi keuntungan.

Baca juga: Gaji UMR Cukup Buat Kebutuhan Bulanan? Begini Cara Mengaturnya dengan Tepat

2. Gak Melakukan Riset Sebelum Beli

Investasi saham itu bukan cuma ikut-ikutan teman atau karena orang, tapi harus paham terlebih dahulu. Setiap itu punya ciri, fundamental, dan risiko yang berbeda. Jika kamu paham itu semua, tentunya bakal lebih mudah mengatur investasi tersebut.

Kamu bisa pelajar tren industri saat ini, termasuk prospek bisnis perusahaan-perusahaan besar. Pastikan untuk menggunakan fundamental buat menilai valuasi saham supaya semua keputusan berbasis data yang jelas.

Baca juga: Cerita Alumnus Binus yang Raih Cuan dari Bisnis Es Jeruk yang Ternyata Berawal Hanya dari Tugas Kuliah

3. Tanpa Strategi yang Jelas

Perlu diingat bahwa investasi ini bukan soal keuntungan saja, tapi juga harus memikirkannya secara detail. Banyak investor pemula langsung tergoda dengan jual beli yang terlalu sering buat keuntungan cepat. Padahal, aktivitas ini bisa menguntungkan profit dan meningkatkan biaya transaksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Brights.id, Danacita.co.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi pada Investor Saham Pemula, Bisa Bikin Rungkad

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!