INDOZONE.ID - Pertanyaan bisakah membeli mobil dengan gaji Rp5 juta? ternyata masih sering muncul di kepala banyak orang.
Di satu sisi, punya mobil sering dianggap sebagai simbol kemandirian dan membuat mobilitas jadi lebih nyaman.
Tapi di sisi lain, banyak juga yang merasa gaji Rp5 juta per bulan terlalu mepet untuk punya kendaraan roda empat.
Kalau penasaran gimana caranya, yuk bahas satu per satu dengan cara yang realistis.
Baca juga: Gaji Pas-Pasan Tapi Mau Nabung? Ikuti 8 Cara Cerdas Sukses Menabung
Apakah Gaji 5 Juta Bisa Beli Mobil?
Sebelum bicara soal cara menabung, penting juga untuk meluruskan mindset dulu, karena banyak orang ingin punya mobil karena gengsi atau ikut-ikutan tren.
Padahal mobil seharusnya jadi alat yang membantu aktivitas, misalnya kerja, usaha, atau mobilitas keluarga.
Perlu diingat juga, punya mobil itu bukan hanya soal harga belinya. Ada banyak biaya lain seperti bensin, servis, pajak, asuransi, sampai parkir.
Tips Punya Mobil dengan Gaji Rp5 Juta
Bagi kamu yang punya gaji Rp5 juta dan ingin punya mobil, ada beberapa strategi yang bisa dicoba.
1. Kenali Kondisi Keuangan
Langkah pertama adalah memahami kondisi keuangan sendiri. Misalnya dari gaji Rp5 juta, pembagiannya bisa seperti ini:
- Kebutuhan pokok (makan, kos/sewa, listrik, internet): Rp2,5 juta
- Transportasi, pulsa, kebutuhan harian: Rp1 juta
- Cicilan atau kewajiban lain: Rp500 ribu
- Sisa tabungan dan dana darurat: Rp1 juta
Baca juga: 7 Cara Mengatur Uang di Usia 20-an Ini Bisa Bikin Keuanganmu Lebih Aman
Kalau kamu bisa menyisihkan sekitar Rp1 juta per bulan, berarti dalam:
- 1 tahun = Rp12 juta
- 2 tahun = Rp24 juta
Jumlah ini sudah cukup untuk DP mobil murah atau bahkan membeli mobil bekas dengan kondisi yang masih layak.
Jadi sebenarnya bukan soal besar kecilnya gaji, tapi seberapa disiplin kamu mengatur sisa uangnya.
2. Tentukan Target Mobil yang Realistis
Kesalahan yang sering terjadi adalah langsung mengincar mobil yang terlalu mahal. Kalau gaji kamu Rp5 juta, sebaiknya jangan langsung membidik SUV baru atau sedan mahal.
Target yang lebih realistis misalnya:
- Mobil bekas harga Rp60–100 juta
- Mobil LCGC baru atau bekas sekitar Rp130–170 juta
Misalnya kamu ingin membeli mobil bekas Rp80 juta secara cash. Jika menabung Rp1 juta per bulan, memang butuh waktu cukup lama.
Tapi jika menggunakan DP dan cicilan ringan, waktunya bisa jauh lebih cepat.
Untuk mobil LCGC baru seharga Rp150 juta misalnya, DP 20% sekitar Rp30 juta. Dengan menabung Rp1 juta per bulan, kamu bisa mengumpulkan DP dalam sekitar 2–3 tahun.
Baca juga: Mau Cairkan JHT 2026? Ini Syarat dan Cara Klaimnya yang Kamu Perlu Tahu!
3. Buat Tabungan Khusus Mobil
Salah satu trik yang cukup efektif adalah memisahkan tabungan mobil dari rekening utama, jangan sampai uang yang sudah kamu sisihkan malah kepakai buat kebutuhan lain.
Begitu gajian, langsung transfer ke rekening khusus tabungan mobil, anggap saja ini seperti mencicil ke diri sendiri.
Kalau perlu, aktifkan fitur autodebet agar proses menabung jadi lebih konsisten.
4. Cari Penghasilan Tambahan
Jika merasa menabung Rp1 juta per bulan terlalu lama, kamu bisa mempercepatnya dengan side hustle.
Beberapa contoh penghasilan tambahan yang bisa dicoba misalnya:
- Freelance online
- Jualan kecil-kecilan
- Ojek online atau kerja part-time
- Jasa sesuai skill seperti desain, menulis, atau editing
Jika kamu bisa menambah Rp500 ribu sampai Rp1 juta per bulan, waktu menabung untuk mobil bisa jauh lebih cepat.
5. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Perlu
Coba cek lagi pengeluaran bulanan kamu, biasanya ada banyak pengeluaran kecil yang sebenarnya bisa dikurangi, seperti:
- Nongkrong terlalu sering
- Langganan aplikasi yang jarang dipakai
- Belanja impulsif
- Jajan online berlebihan
Jika kamu bisa menghemat Rp500 ribu saja per bulan, itu berarti tambahan Rp6 juta per tahun untuk tabungan mobil.
6. Pilih Skema Pembelian yang Aman
Jika uang DP sudah terkumpul, kamu bisa memilih beli cash atau kredit. Dengan gaji Rp5 juta, kredit masih memungkinkan selama cicilannya tidak lebih dari 30% penghasilan, yaitu sekitar Rp1,5 juta per bulan.
Cari mobil dengan:
- Tenor 4–5 tahun
- Bunga rendah
- Cicilan di bawah Rp1,5 juta
Baca juga: Split Bill Itu Apa Sih? Ini Cara Bagi Tagihan Makan Bareng Biar Nggak Bikin Canggung
Dengan begitu, kamu tetap bisa menjalani kehidupan normal tanpa merasa kerja hanya untuk bayar mobil.
7. Jangan Lupa Biaya Setelah Punya Mobil
Hal yang sering dilupakan orang adalah biaya setelah punya mobil. Selain cicilan, kamu juga harus menyiapkan biaya seperti:
- Bensin: sekitar Rp500–700 ribu
- Servis dan perawatan: Rp300–500 ribu
- Pajak dan asuransi (dibagi bulanan): Rp200–300 ribu
Artinya di luar cicilan, kamu perlu sekitar Rp1 juta per bulan untuk biaya operasional mobil. Makanya, penting banget memasukkan biaya ini ke dalam perhitungan sejak awal.
Jadi, Apakah Bisa Membeli Mobil?
Jawabannya bisa, asal kamu punya perencanaan keuangan yang matang.
Kuncinya, kamu perlu:
- Menentukan target mobil yang realistis
- Disiplin menabung
- Mengurangi pengeluaran yang nggak penting
- Menyiapkan biaya perawatan mobil
Baca juga: Ingin Masa Tua Tenang? Ini 5 Cara Efektif Merencanakan Dana Pensiun dari Sekarang
Ingat juga, mobil seharusnya jadi alat yang membantu hidup kamu jadi lebih mudah, bukan malah bikin kondisi finansial jadi berat.
Pelan-pelan tapi konsisten, siapa tahu beberapa tahun lagi kamu sudah bisa parkir mobil sendiri di rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bank Saqu